INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Momentum Halal Bihalal dan Haul ke-19 Haji Djapat dimanfaatkan keluarga besar untuk mempererat silaturahmi. Kegiatan yang digelar di Masjid Jami Nurul Mukmin, Depok, Minggu (5/4/2026), menjadi ajang berkumpulnya ribuan keturunan yang selama ini sempat terpisah.

Anggota DPRD Kota Depok, Igun Sumarno, yang juga merupakan keturunan Haji Djapat, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah kita bisa berkumpul dalam silaturahmi keluarga besar. Ini sudah yang ke-19 kali dan menjadi momentum penting untuk menyatukan kembali keluarga,” ujar Igun.

Ia menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga sarana menelusuri kembali garis keturunan keluarga besar Haji Djapat yang kini telah mencapai generasi ketujuh.

Menurut dia, jumlah anggota keluarga yang hadir terus bertambah setiap tahun dan kini mencapai ribuan orang. Hal tersebut menunjukkan kuatnya ikatan kekeluargaan yang terus dijaga.

“Kalau dihitung, ini sudah hampir keturunan ketujuh. Yang hadir juga sudah ribuan. Ini membuktikan bahwa keluarga besar ini masih solid dan terus terhubung,” kata dia.

Igun menekankan pentingnya menjaga nama baik leluhur, mengingat sosok Haji Djapat dikenal luas di Depok sebagai figur yang dihormati.

“Sebagai keturunan, kita punya tanggung jawab menjaga marwah keluarga dan meneruskan nilai-nilai yang diwariskan,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan, kegiatan ini menjadi titik balik dalam menyatukan kembali keluarga besar yang sebelumnya sempat tercerai-berai atau “mati obor”.

Melalui forum silaturahmi seperti ini, para anggota keluarga dapat saling mengenal dan menelusuri hubungan kekerabatan yang sebelumnya tidak diketahui.

“Dulu mungkin kita tidak saling kenal. Tapi lewat silaturahmi ini, kita bisa mengetahui asal-usul dan hubungan keluarga. Ini yang membuat kebahagiaan tersendiri,” kata Igun.

BACA JUGA:  Gak Ribet! Bayar Pajak Rumah di Depok Sekarang Cuma Sekali Klik

Ia mengibaratkan proses tersebut seperti menemukan kembali sesuatu yang hilang.

“Seperti jarum di tumpukan jerami, sekarang kita sudah menemukan kembali hubungan itu,” ucapnya.

Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan identitas sebagai satu keluarga besar.

Igun menambahkan, dirinya telah ditunjuk sebagai ketua pelaksana untuk kegiatan haul ke-20 yang direncanakan berlangsung pada 2027. Ia berharap tradisi ini terus berlanjut sebagai sarana mempererat persaudaraan lintas generasi. ***