INDORAYATODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menginstruksikan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kota Bogor untuk mengambil peran strategis sebagai mitra utama pemerintah dalam mengawal Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Jenal menegaskan bahwa PKK tidak boleh sekadar menjadi pendukung administratif, melainkan harus turun langsung dalam pemberdayaan ekonomi sektor pangan. Ia mendorong kader PKK melatih masyarakat untuk memproduksi bahan pangan mandiri, seperti peternakan ayam petelur hingga budidaya sayuran, guna menyokong kebutuhan gizi daerah.

“Alangkah baiknya jika PKK melatih masyarakat menghasilkan bahan pangan sendiri. Potensi ini bahkan bisa dimaksimalkan melalui kolaborasi dengan program CSR,” ujar Jenal dalam arahannya di Bogor, Senin (6/4).

Selain fokus pada ketahanan pangan, Jenal meminta optimalisasi sinergi antara PKK dengan 30 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Bogor. Menurutnya, posisi PKK sangat krusial dalam menyosialisasikan program pembangunan dan isu terkini langsung ke tingkat keluarga.

Menanggapi arahan tersebut, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, menyatakan kesiapannya untuk memperkuat koordinasi antaranggota. Ia menargetkan PKK ke depan akan lebih fokus pada pengembangan ekonomi keluarga dan pemberdayaan perempuan guna meningkatkan daya saing warga Kota Bogor.

 

BACA JUGA:  Cing Ikah Dorong Bidan Depok Jadi Garda Terdepan Pelindung Perempuan dan Anak