INDORAYATODAY.COM – Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong (panic buying) maupun penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM). Hal ini disampaikan menyusul kepastian dari pemerintah bahwa tidak ada rencana penyesuaian harga BBM dalam waktu dekat.

Dasco menegaskan bahwa harga BBM, baik subsidi maupun non-subsidi, masih berlaku dengan nilai yang sama. Oleh karena itu, antrean panjang di SPBU dinilai tidak perlu terjadi.

“Masyarakat tidak perlu panik, tidak perlu melakukan antrean, dan terlebih lagi melakukan penimbunan terhadap BBM,” ujar Dasco dalam keterangannya, Rabu (8/4).

Senada dengan Dasco, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan bahwa kebijakan harga BBM subsidi akan terus dipertahankan hingga akhir 2026. Kebijakan ini merupakan instruksi langsung Presiden Prabowo Subianto guna menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.

Purbaya menjamin kondisi fiskal negara saat ini sangat kuat untuk menopang beban subsidi. Pemerintah memiliki bantalan fiskal berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun sebagai pertahanan berlapis.

“Saya memastikan uangnya ada. Kita punya pertahanan berlapis, jadi masyarakat tidak perlu takut. Semua sudah dihitung melalui simulasi, termasuk potensi peningkatan pendapatan negara dari sektor energi,” tegas Menkeu Purbaya.

BACA JUGA:  Sugiono: Board of Peace Harus Sejalan dengan DK PBB untuk Perdamaian Palestina