DEPOK, INDORAYA TODAY – Ketua Dekranasda Kota Depok, Siti Barkah Hasanah Supian Suri atau yang akrab disapa Cing Ikah, menilai potensi batu akik tidak hanya sebatas koleksi para pecinta batu, tetapi juga bisa menjadi bagian dari tren, termasuk untuk kalangan ibu-ibu.

Hal tersebut disampaikan Cing Ikah usai menghadiri Kontes Batu Akik Nusantara Piala Wali Kota Depok yang dirangkaikan dengan HUT ke-25 KOOD, di Depok Open Space (DOS) Balai Kota Depok, Minggu (28/9/2025) malam.

Menurut Cing Ikah, kehadiran ribuan peserta dari berbagai provinsi di Indonesia membuktikan bahwa budaya dan potensi alam negeri ini sangat luar biasa. Melalui kegiatan seperti kontes batu akik, ia berharap para pengrajin dan kolektor semakin semangat melestarikan budaya sekaligus meningkatkan nilai ekonomi.

“Ya saya juga baru tahu ternyata Indonesia luar biasa. Dari informasi panitia, ada lebih dari 4.000 peserta dari seluruh provinsi. Ini menunjukkan Depok peduli pada budaya, termasuk potensi alam Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Cing Ikah juga mengaku tertarik dengan beberapa koleksi batu akik yang dipamerkan dalam kontes tersebut. Salah satunya batu berwarna hijau yang menurutnya unik karena menyerupai warna cingcau.

“Ada sih, warnanya bagus-bagus. Kayak warna hijau cingcau itu lucu, hijaunya bukan hijau cerah tapi hijau buah. Bagus banget,” tutur Cing Ikah.

Ia menambahkan, batu akik bukan hanya cocok untuk kalangan kolektor atau bapak-bapak, tetapi juga bisa dipakai oleh ibu-ibu sebagai pelengkap gaya. “Saya juga pakai batu, tapi tidak tahu ini jenis apa. (Jadi ibu-ibu juga bisa tampil anggun dengan batu akik),” ucapnya sambil tersenyum.

Cing Ikah pun berharap gelaran ini dapat mendorong pertumbuhan usaha para pengrajin serta meningkatkan omzet kolektor. “Mudah-mudahan dari kegiatan ini para kolektor meningkat omzetnya dan batu-batunya bisa disukai banyak orang,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Kolaborasi dengan Pemprov Jakarta Tangani Banjir dengan Alat Sensor Canggih