INDORAYATODAY.COM – Menteri Luar Negeri (Menlu) RI, Sugiono, bertemu dengan Wakil Perdana Menteri sekaligus Menlu Polandia, Radosław Sikorski, di sela-sela Forum Uni Eropa–Indo-Pasifik di Brussels, Belgia, pada Kamis (20/11/2025). Dalam pertemuan bilateral tersebut, kedua menteri membahas penguatan kerja sama strategis kedua negara di berbagai sektor, mulai dari pertahanan hingga ekonomi.

Pembahasan fokus pada isu-isu penting seperti keamanan energi, transformasi digital, dan pengembangan teknologi hijau, yang dinilai memiliki kapasitas saling melengkapi antara Indonesia dan Polandia.

Potensi Kemitraan Menjelang IEU-CEPA

Duta Besar Polandia untuk Indonesia, Barbara Szymanowska, menilai pembicaraan di Brussels berjalan sangat konkret dan menyeluruh, menandai perkembangan positif dalam dialog politik kedua negara.

“Diskusi di Brussels berlangsung sangat konkret dan menyeluruh. Kapasitas kedua negara saling melengkapi, sehingga membuka peluang besar untuk kemitraan,” kata Dubes Szymanowska.

Ia menekankan bahwa pertemuan ini memiliki nilai strategis, terutama menjelang proses ratifikasi Kesepakatan Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia–Uni Eropa (IEU-CEPA) yang telah diteken pada September lalu.

Dubes Szymanowska optimistis kemitraan bilateral akan berkembang ke lebih banyak sektor pada tahun 2026, mengingat kedua negara memegang peran penting di kawasan masing-masing.

Pertemuan ini semakin diperkuat oleh kunjungan Wakil Menlu Polandia, Władysław Teofil Bartoszewski, ke Jakarta sepekan sebelumnya, yang juga bertemu Wamenlu RI, Arif Havas Oegroseno. Kehadiran anggota Parlemen Polandia dalam kunjungan itu juga disorot sebagai elemen penting yang memastikan keberlanjutan dialog politik di seluruh tingkatan, termasuk diplomasi antarparlemen.

Saat berada di Indonesia, Wamenlu Polandia Bartoszewski telah menyampaikan keyakinannya terhadap prospek kerja sama ekonomi. Ia meyakini, implementasi IEU-CEPA akan memperkuat perdagangan bilateral di berbagai sektor.

“Kami siap bekerja sama di banyak bidang dan menawarkan beragam layanan serta produk. Tentu kerja sama akan semakin mudah setelah IEU-CEPA mulai berlaku,” ujar Bartoszewski.

BACA JUGA:  Kota Depok Siap Terapkan Pengelolaan Sampah Modern Bertehnologi