INDORAYA TODAY – Dugaan plesiran pejabat RSUD ASA Kota Depok di hari kerja memasuki babak baru. Penelusuran Indoraya Today menemukan bukti kuat berupa manifest penerbangan pesawat QG-522 rute Jakarta–Singapura pada Kamis (20/11), yang memuat delapan nama pejabat RSUD ASA.

‎Dokumen tersebut menunjukkan mereka berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB dan tiba di Changi Airport pukul 09.10 waktu setempat.

‎Dalam manifest yang ditunjukan kepada Indoraya Today, tercatat nama-nama seperti M.R. Z, E.E. (Direktur Utama RSUD ASA), D.E., R.Y.E., Y.D., D.H., K.Z., dan T.W.

‎”Seluruhnya terdaftar sebagai penumpang dewasa dengan kategori ‘Adult N’,” kata sumber Indoraya Today yang mengetahui perjalanan mereka, Sabtu (22/11).

‎Dari hasil penelusuran di internal RSUD ASA, nama-nama tersebut merujuk pada jajaran pejabat struktural, mulai dari Kepala Tata Usaha, para Kepala Bidang, hingga Direktur Utama sendiri.

‎Rombongan Sehari di Singapura, Lalu Pulang Lewat Malaysia

‎Hasil temuan lapangan menunjukkan bahwa rombongan menghabiskan seharian penuh di Singapura, sebelum malam harinya langsung bergerak menuju Kuala Lumpur. Pergeseran agenda ini terjadi seiring meledaknya informasi plesiran mereka di media sosial.

‎Padahal, berdasarkan dokumen pemesanan tiket pulang-pergi yang ditunjukkan kepada Indoraya Today, agenda awal mereka adalah 20–23 November 2025. Rombongan telah memesan tiket kembali tiga hari setelah keberangkatan.

‎“Jadwal awal mereka pulang Minggu. Tapi karena bocor, mereka geser pulang lebih cepat,” ujar seorang sumber Indoraya Today yang mengetahui keberangkatan dan kepualangan mereka.

‎Data yang diperoleh Indoraya Today dari sumber di Bandara Soekarno-Hatta, menunjukkan rombongan pulang menggunakan pesawat Batik Air Malaysia OD0380, yang lepas landas dari Kuala Lumpur pukul 06.50 dan mendarat di Jakarta pukul 07.55 WIB.

BACA JUGA:  Drama Sepuluh Jam, 8 Pejabat RSUD ASA Depok: Plesiran, Ketahuan, Pulang Duluan
JADWAL: Tangkapan layar jadwal pesawat berkode OD380, yang digunakan rombongan Pejabat RSUD ASA Kota Depok ketika bertolak dari Kuala Lumpur, Malaysia.

‎Sumber yang sama memastikan bahwa rombongan pejabat RSUD ASA masuk melalui Terminal 1 via wat Gate C26.

‎Agenda di Hari Kerja: “Tak Ada Penugasan Resmi”

‎Hingga berita ini diterbitkan, pihak RSUD ASA belum memberikan keterangan terkait perjalanan tersebut. Tidak ada surat penugasan resmi yang ditunjukkan kepada publik, dan tidak ada agenda konferensi, pelatihan, workshop, ataupun urusan dinas lain yang dapat diverifikasi.

‎Yang menambah polemik, keberangkatan dilakukan di hari kerja, padahal sebagai pejabat publik, mereka wajib berada di tempat tugas kecuali dalam status dinas yang jelas. (Sol/**)