DEPOK, INDORAYA TODAY – Solidaritas nyata ditunjukkan Rutan Kelas I Depok untuk masyarakat terdampak bencana di Sumatera. Sabtu (6/12/2025), jajaran pegawai dan warga binaan Rutan Depok bersama-sama menggalang dan menyalurkan donasi untuk meringankan beban para korban.

Kegiatan dimulai dengan apel yang dipimpin Kasi Pelayanan Tahanan, Thowvik Nur Rohman. Dalam arahannya, Thowvik menekankan pentingnya empati, kegotongroyongan, dan partisipasi aktif dalam membantu sesama. Arahan ini berhasil membangkitkan semangat seluruh pegawai dan warga binaan untuk berkontribusi secara maksimal.

“Apa yang kami lakukan hari ini adalah bukti nyata bahwa Rutan Depok peduli dan selalu siap membantu masyarakat yang tengah mengalami musibah,” ujar Thowvik.

Donasi yang terkumpul kemudian disalurkan ke Sumatera dan Aceh melalui jalur resmi agar tepat sasaran. Rutan Depok menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya bentuk kepedulian, tetapi juga penguatan rasa kebersamaan di tengah situasi darurat.

Meski tidak bisa menghapus seluruh penderitaan korban, kegiatan kemanusiaan ini menjadi pengingat bahwa masyarakat Sumatera tidak sendiri. Rutan Depok berharap langkah ini menginspirasi lembaga lain untuk turut serta dalam aksi kemanusiaan.

Selain pegawai, warga binaan Rutan Depok juga antusias berpartisipasi. Mereka berperan aktif dalam pengumpulan dan pengemasan bantuan, menegaskan bahwa solidaritas bisa tumbuh di berbagai lapisan masyarakat, termasuk di dalam lapas.

Aksi Rutan Depok ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Sejumlah organisasi kemanusiaan lokal menyatakan dukungan dan siap membantu pendistribusian lebih lanjut, memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan warga terdampak.

Rutan Depok menegaskan, kegiatan sosial semacam ini akan menjadi agenda rutin. Selain bencana di Sumatera, Rutan Depok siap menyalurkan bantuan pada bencana lain di masa mendatang, menegaskan komitmennya sebagai lembaga pemasyarakatan yang peduli masyarakat.

BACA JUGA:  Depok Menuju Kota ASRI, Camat-Lurah Diminta Kerja Maksimal

“Kami ingin membuktikan bahwa Rutan Depok bukan hanya tempat menahan, tetapi juga pusat pembinaan karakter kemanusiaan. Solidaritas dan kepedulian adalah bagian dari pembinaan kami,” tambah Thowvik.

Kegiatan ini sekaligus menjadi momen edukatif bagi warga binaan, menunjukkan bahwa membantu sesama merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang harus ditanamkan sejak dini, bahkan di lingkungan pemasyarakatan.