INDORAYATODAY.COM — Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, memastikan adanya kenaikan insentif bagi guru honorer mulai tahun anggaran 2026. Insentif bulanan tersebut akan dinaikkan sebesar Rp100 ribu dari nominal tahun sebelumnya, menjadi Rp400.000 setiap bulan.
Mendikdasmen Mu’ti menjelaskan, kenaikan insentif ini merupakan bagian dari pemenuhan janji yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada peringatan Hari Guru.
“Nah, tahun depan itu kami naikkan dari Rp300 ribu menjadi Rp400 ribu, dan itu juga pemenuhan dari janji Bapak Presiden yang disampaikan pada saat hari guru,” kata Mu’ti dalam wawancara eksklusif dengan Antara di Jakarta, Jumat (12/12/2025) sore.
Mu’ti menuturkan, insentif bagi guru honorer ini akan disalurkan dengan skema terobosan baru berupa transfer langsung ke rekening guru yang tercantum dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Skema ini merupakan terobosan yang diperkenalkan pada era pemerintahan saat ini.
Untuk tahun 2025, kementerian telah menyalurkan insentif sebesar Rp300.000 per bulan kepada lebih dari 300 ribu guru. Penyaluran dilakukan satu kali untuk tujuh bulan, di mana masing-masing guru honorer menerima total Rp2,1 juta.
Secara khusus, Mendikdasmen sebelumnya menyebutkan bahwa bantuan insentif yang telah disalurkan mencapai Rp736,31 miliar kepada 347.383 guru pada tahun ini, dengan tingkat capaian sebesar 95,5 persen.
Dengan adanya tambahan insentif ini, pihak kementerian berharap dapat memacu motivasi para guru untuk meningkatkan kompetensi dalam kegiatan belajar mengajar maupun aspek pengembangan diri lainnya.
“Tentu saja kami memberikan semangat bagi para guru untuk terus meningkatkan kompetensi, terus meningkatkan kemampuan dan semangat pengabdian dalam memberikan layanan pendidikan,” pungkas Mendikdasmen Mu’ti.

Tinggalkan Balasan