INDORAYATODAY.COM – Tim nasional Indonesia resmi menempati Grup A dalam ajang ASEAN Championship 2026 berdasarkan hasil undian yang digelar di Jakarta, Kamis (15/1/2026). Dalam turnamen yang sebelumnya dikenal sebagai Piala AFF ini, Skuad Garuda akan bersaing dengan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang babak play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.
Perjalanan Indonesia di fase grup dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli hingga 8 Agustus 2026. Sesuai format kompetisi, Indonesia akan bertindak sebagai tuan rumah saat menjamu Kamboja dan rival bebuyutan, Vietnam. Sementara itu, laga melawan Singapura dan pemenang play-off akan dilakoni sebagai partai tandang.
Pelatih baru timnas Indonesia, John Herdman, menyadari tantangan besar yang menghadang, terutama terkait komposisi pemain. Mengingat turnamen ini tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, Herdman memprediksi akan sulit memanggil para pemain diaspora yang merumput di liga-liga top Eropa.
“Berdasarkan pengalaman saya di Piala Emas (Gold Cup) CONCACAF yang juga digelar di luar jendela FIFA, klub-klub saat ini memiliki pola pikir yang berbeda. Ketika jendela FIFA ditutup, maka akses terhadap pemain benar-benar tertutup,” ujar mantan pelatih timnas Kanada tersebut.
Peluang Pilar Domestik
Situasi ini menjadi sinyal positif bagi para pemain yang berkompetisi di Liga 1. Absennya nama-nama besar seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Calvin Verdonk diyakini akan membuka pintu bagi talenta lokal untuk membuktikan kapasitas mereka di level regional.
Meskipun demikian, Herdman tidak menutup pintu sepenuhnya bagi pemain yang berkarier di luar negeri. Menurutnya, lobi-lobi personal dengan klub tetap akan diupayakan demi memperkuat kedalaman skuad.
“Sekarang kami perlu membangun hubungan baik dengan klub. Dalam kondisi tertentu, klub mungkin saja mengizinkan pemain tampil atas dasar pertimbangan olahraga,” tambahnya.
Ambisi Mengukir Sejarah
ASEAN Championship 2026 menjadi pembuktian awal bagi John Herdman untuk memutus kutukan “spesialis runner-up” yang selama ini melekat pada Indonesia. Sebagaimana diketahui, prestasi terbaik Indonesia di ajang ini barulah sebatas menjadi finalis sebanyak enam kali.
Dengan dukungan penuh publik sebagai tuan rumah dalam laga-laga krusial, Herdman bertekad membawa Garuda terbang lebih tinggi dan mengukir sejarah baru dengan membawa pulang trofi juara untuk pertama kalinya ke Tanah Air.
Turnamen ASEAN Championship 2026 sendiri direncanakan bergulir secara keseluruhan hingga partai puncak pada 26 Agustus 2026.

Tinggalkan Balasan