INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat di wilayah Kabupaten Bogor untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang melanda dalam dua pekan terakhir. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), curah hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi dalam beberapa waktu ke depan.
Rudy menekankan bahwa pola cuaca saat ini tergolong tidak biasa, mengingat intensitas hujan yang bervariasi dari sedang hingga tinggi telah berlangsung secara maraton selama lebih dari 14 hari.
“Ini hujan yang tidak biasa. Intensitas curah hujan sedang, rendah, dan tinggi sudah berlangsung lebih dari dua minggu. Kami meminta masyarakat untuk ekstra waspada,” ujar Rudy kepada awak media, Jumat (23/1/2026).
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan jika tidak mendesak. Imbauan ini terutama ditujukan bagi warga yang tinggal atau sering melintasi lokasi rawan bencana, seperti titik potensi tanah longsor, area pohon tumbang, serta kawasan langganan banjir.
Meski hujan turun dalam durasi yang panjang, Rudy mencatat adanya penurunan titik banjir dibandingkan periode sebelumnya. Menurutnya, hal ini merupakan indikator positif dari meningkatnya partisipasi masyarakat dalam menjaga sanitasi dan lingkungan.
“Biasanya hujan satu-dua hari saja banjir sudah di mana-mana. Sekarang, meski hampir dua minggu hujan terus, jumlah titik banjir justru berkurang dari sebelumnya. Ini menunjukkan kesadaran warga membersihkan saluran air mulai membuahkan hasil,” ungkapnya.
Selain penanganan jangka pendek, Pemkab Bogor juga terus memfokuskan perhatian pada pemulihan lahan-lahan kritis yang rusak. Rudy menegaskan bahwa perbaikan ekosistem merupakan investasi jangka panjang untuk melindungi generasi mendatang dari ancaman bencana alam yang lebih besar.
“Kita jaga lingkungan bersama-sama. Perbaikan lahan kritis ini bukan cuma untuk hari ini, tapi untuk masa depan Kabupaten Bogor yang lebih aman,” tegas Rudy.
Dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, Bupati Rudy sebelumnya juga diketahui menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mendampingi pelaksanaan berbagai program strategis daerah, guna memastikan pembangunan berjalan transparan dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan