BEKASI, INDORAYA TODAY – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menegaskan pentingnya penguatan pendidikan berbasis akhlak dalam pembangunan sumber daya manusia di Kota Bekasi. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gedung Pondok Pesantren YASFI 3, Minggu (25/1/2026).
Kehadiran Abdul Harris Bobihoe dalam agenda tersebut menjadi penanda dukungan langsung Pemerintah Kota Bekasi terhadap pengembangan lembaga pendidikan keagamaan. Acara ini turut dihadiri pimpinan pondok pesantren, para tokoh ulama, serta mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu.
Dalam sambutannya, Abdul Harris menaruh harapan besar agar Pondok Pesantren YASFI 3 mampu menjadi pusat lahirnya generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual.
“Jadi yang ke 3 ini mudah-mudahan bisa membawa cahaya iman, cahaya kebenaran, dan cahaya ilmu pengetahuan serta mencetak generasi emas,” ucap Abdul Harris Bobihoe.
Ia menilai pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi bangsa di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Menurutnya, pendidikan berbasis nilai keagamaan menjadi fondasi penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berakhlak mulia.
“Menghadirkan keberkahan dan manfaat bagi kita semua. Pak Kiai terima kasih atas nama Pemerintah Kota Bekasi, mudah-mudahan lancar dalam pembangunan dan makin banyak generasi muda kita yang kemudian bisa menuntut ilmu di Pondok Yasfi 3,” kata Abdul Harris Bobihoe.
Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Bekasi itu menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan pondok pesantren akan terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mencetak generasi unggul yang memiliki karakter, integritas, serta nilai kebangsaan yang kuat.
Pemerintah Kota Bekasi, kata Abdul Harris, berkomitmen mendukung program-program keagamaan dan pendidikan pesantren agar nilai-nilai keislaman dan kebangsaan terus tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan