INDORAYATODAY.COM  – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca ekstrem yang diprakirakan melanda wilayah Jabodetabek selama lima hari ke depan. Terhitung mulai 26 hingga 30 Januari 2026, masyarakat diminta waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

Dalam keterangannya, BMKG mengklasifikasikan tingkat risiko ke dalam tiga status: Waspada, Siaga, dan Awas. Klasifikasi ini didasarkan pada besarnya potensi dampak cuaca di masing-masing daerah terhadap aktivitas masyarakat dan layanan publik.

Status Waspada dan Siaga di Jabodetabek
Status Waspada saat ini diberlakukan untuk hampir seluruh wilayah penyangga ibu kota, meliputi Kota dan Kabupaten Tangerang, Tangerang Selatan, Bekasi, Bogor, serta seluruh wilayah DKI Jakarta termasuk Kepulauan Seribu.

Pada level ini, curah hujan tinggi dikhawatirkan memicu genangan air di dataran rendah dan luapan sungai di daerah rawan banjir. Selain itu, status Siaga juga disematkan pada hari-hari tertentu untuk wilayah Jakarta dan sekitarnya guna mengantisipasi ancaman banjir bandang serta longsor yang dapat melumpuhkan infrastruktur vital.

Peringatan Status Awas di Bekasi
Secara khusus, BMKG menetapkan status Awas untuk wilayah Kabupaten Bekasi pada Selasa, 27 Januari 2026. Penetapan status tertinggi ini merujuk pada potensi hujan sangat lebat hingga ekstrem yang berisiko tinggi menimbulkan bencana besar.

“Masyarakat di wilayah terdampak dihimbau untuk menjauhi daerah rawan banjir dan memastikan saluran drainase berfungsi optimal,” tulis BMKG dalam pernyataan resminya, Senin (26/1).

Selain faktor curah hujan, BMKG memperingatkan adanya potensi angin kencang yang dapat melanda wilayah Tangerang, DKI Jakarta, hingga Kepulauan Seribu. Fenomena ini membawa risiko pohon tumbang dan kerusakan pada bangunan ringan yang dapat membahayakan keselamatan warga maupun kelancaran transportasi.

BACA JUGA:  BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi 27–30 Desember 2025, Dipicu Siklon Grant dan Bibit Siklon 96S

Masyarakat diminta untuk terus memantau pemutakhiran data cuaca melalui kanal resmi @infobmkg, situs resmi, atau layanan Call Center 196 untuk mitigasi dini.