DEPOK, INDORAYA TODAY – Program dana Rp300 juta per RW yang digulirkan Wali Kota Depok, Supian Suri, kembali menuai apresiasi dari warga. Program yang akan terealisasi di 2026 ini direncanakan berlanjut pada 2027, dengan prioritas pada kebutuhan yang paling mendesak di setiap RW.

Ketua RW 07 Kelurahan Krukut, Kecamatan Limo, Syamsul Anwar, atau akrab disapa Acun, mengatakan, dana sebesar Rp300 juta per RW memberi dampak langsung bagi masyarakat. Salah satu contohnya adalah pengajuan mobil jenazah yang telah diajukan pada 2025, dan kini akan terealisasi di tahun ini.

“Alhamdulillah, dengan adanya dana Rp300 juta per RW, program Pak Wali Kota, bisa langsung dirasakan warga. Pembangunan tingkat RW akan merata, dan kami sangat mengapresiasi langkah ini,” ujar Acun, Rabu (28/1/2026).

Acun menambahkan, tidak semua RT bisa langsung mendapatkan dana karena mulai tahun 2026 pengalokasian dilakukan secara prioritas sesuai kebutuhan mendesak. Namun, ia menegaskan, skema ini menjamin pemerataan manfaat di seluruh RW.

Selain itu, dana untuk program wisata keberagaman juga mulai terealisasi dan akan digilir di berbagai RW, sehingga warga di semua wilayah memiliki kesempatan merasakan manfaatnya.

Warga RW 07 Krukut menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemkot Depok, khususnya Supian Suri, yang menempatkan kepentingan masyarakat sebagai fokus utama program ini.

Program dana RW Rp300 juta ini tidak hanya menambah sarana dan prasarana di tingkat RW, tetapi juga meningkatkan kualitas pelayanan dan kegiatan sosial warga. Menurut Acun, langkah ini membuat masyarakat merasa diperhatikan dan memicu semangat gotong royong di lingkungan masing-masing.

“Dana ini kami manfaatkan untuk yang lebih prioritas. Tidak semua RT bisa langsung mendapatkan, tapi manfaatnya terasa untuk seluruh warga,” kata Acun.

BACA JUGA:  Pemkot Depok Tancap Gas, Pelebaran Jalan Enggram Tak Lama Lagi Dimulai

Dengan alokasi dana yang transparan dan tepat sasaran, program ini dianggap sebagai terobosan nyata dalam mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, sekaligus memperkuat kesejahteraan di tingkat RW.

Pemkot Depok berharap, program ini menjadi contoh pembangunan partisipatif, di mana warga bisa ikut merasakan hasil pembangunan sekaligus memberikan masukan untuk perbaikan program di masa mendatang.