DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Perumahan dan Permukiman (Disrumkim) Kota Depok merangkum 14 usulan program prioritas untuk tahun anggaran 2027. Program tersebut mencakup empat bidang utama serta dua Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) di lingkungan Disrumkim.
Kepala Disrumkim Kota Depok, Adnan Mahyudin, menegaskan pihaknya berkomitmen mengakselerasi pembangunan infrastruktur permukiman yang inklusif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
“Kami ingin memastikan setiap warga memiliki akses yang adil terhadap fasilitas dasar, seperti perumahan layak, infrastruktur memadai, serta ruang publik yang berkualitas,” ujar Adnan dalam Forum Rencana Kerja (Renja) Disrumkim yang digelar daring, Jumat (27/2/2026).
Pada Bidang Tata Bangunan, sejumlah program diusulkan, antara lain rehabilitasi puskesmas, penyusunan Detail Engineering Design (DED) pembangunan RS Ginjal, serta redesign menara pandang Alun-alun menjadi perpustakaan.
Selain itu, Disrumkim juga mengusulkan pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK), rehabilitasi dan penataan lingkungan eks RS Harapan menjadi museum interaktif, serta lanjutan pembangunan dan penataan lingkungan Lapangan Olahraga Irekap.
Di sektor pertanahan, usulan mencakup pengadaan lahan untuk infrastruktur jalan, lahan kantor kelurahan, serta lahan akses masuk menuju BLK.
Sementara pada Bidang Perumahan, Disrumkim mengusulkan perbaikan Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) di 78 lokasi perumahan. Adapun pada Bidang Permukiman, terdapat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 750 unit.
Untuk UPTD Pemakaman, diusulkan perbaikan tujuh Tempat Pemakaman Umum (TPU). Sedangkan UPTD Rusunawa mengajukan pemeliharaan sarana dan prasarana pendukung gedung.
Adnan berharap forum Renja mampu merumuskan program prioritas yang benar-benar berdampak bagi masyarakat sekaligus mengoptimalkan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Melalui forum ini, kami ingin memastikan setiap program memberi dampak positif nyata bagi warga Depok,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan