INDORAYATODAY.COM – Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Jawa Barat, memperketat pengawasan di jalur wisata Puncak-Cianjur guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan selama libur panjang Paskah 2026. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur telah menyiapkan serangkaian rekayasa arus untuk menjaga kelancaran mobilitas masyarakat di salah satu titik paling krusial di Jawa Barat tersebut.

Hingga Jumat (3/4/2026) siang, arus kendaraan di jalur utama menuju kawasan Puncak Pass dan destinasi wisata Cipanas dilaporkan masih dalam kondisi normal. Meski demikian, puluhan personel telah disiagakan di titik-titik rawan kemacetan untuk melakukan pengaturan secara manual maupun pemantauan statis.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, menjelaskan bahwa pemberlakuan sistem satu arah (one way) akan dilakukan secara situasional berdasarkan dinamika di lapangan. Indikator utama penerapan kebijakan ini adalah apabila terjadi antrean kendaraan dengan laju terhenti hingga melampaui jarak lima kilometer.

“Kami terus berkoordinasi dengan Polres Bogor untuk sinkronisasi sistem satu arah. Jika kepadatan meningkat drastis hingga antrean mencapai lebih dari 12 kilometer, petugas di lapangan akan mulai mengarahkan pengendara ke jalur-jalur alternatif yang tersedia,” ujar AKP Aang di Cianjur, Jumat (3/4/2026).

Pihak kepolisian memprediksi kenaikan volume kendaraan akan terjadi secara signifikan pada sore hingga malam hari, seiring dengan berakhirnya aktivitas kunjungan di berbagai titik daya tarik wisata (DTW) kawasan Bogor dan Cianjur.

Selain fokus pada kemacetan, Polres Cianjur mengeluarkan peringatan khusus terkait kondisi cuaca ekstrem. Intensitas hujan yang tinggi pada sore hari berpotensi menciptakan kondisi jalan licin serta munculnya kabut tebal yang dapat membatasi jarak pandang secara drastis di kawasan ketinggian Puncak.

Para pengendara diimbau untuk memastikan kelaikan kendaraan, menjaga jarak aman, dan selalu menyalakan lampu utama saat melintasi zona berkabut. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di tengah tingginya arus mobilisasi warga selama masa liburan.

BACA JUGA:  Kapolsek Bekasi Barat Targetkan Nol Tawuran Selama Ramadhan, Patroli Diperkuat

“Keselamatan adalah prioritas utama. Kami meminta seluruh pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan dan tetap bersabar saat terjadi pemberlakuan rekayasa arus,” tegas AKP Aang.