INDORAYATODAY.COM – Buron kelas kakap pemasok sabu-sabu, Andre Fernando alias Charlie alias “The Doctor”, resmi mendarat di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta, Senin (6/4) malam.

Pemasok utama jaringan narkoba internasional ini dibawa oleh tim Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut setelah pelariannya berakhir.

Pantauan di lokasi menunjukkan “The Doctor” tiba dengan pengawalan ketat dua mobil sedan dan sembilan personel kepolisian. Tersangka tampak mengenakan kaus hitam dan celana pendek krem, duduk di kursi roda dengan tangan terikat kabel ties serta kaki terbalut kain kasa. Ia memilih bungkam saat diberondong pertanyaan oleh awak media di lokasi.

Kepala Satgas Network Inspection Center (NIC) Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Kombes Pol. Kevin Leuleury, mengungkapkan bahwa tersangka merupakan penyuplai utama bagi dua jaringan besar di Indonesia.

Jaringan pertama adalah kelompok Koko Erwin di NTB yang telah diringkus sebelumnya, sementara yang kedua adalah jaringan White Rabbit yang beroperasi di kawasan PIK dan Gatot Subroto, Jakarta.

Penangkapan dilakukan di sebuah apartemen di Penang, Malaysia, pada Minggu sore melalui koordinasi dengan pihak Interpol. Berdasarkan hasil interogasi sementara, tersangka diketahui telah bersembunyi di Malaysia sejak tahun 2024. Dalam penggeledahan di lokasi persembunyiannya, polisi menyita sejumlah telepon pintar dan sebuah tas sebagai barang bukti.

Kombes Pol. Kevin menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk memberantas peredaran gelap narkotika secara menyeluruh. Kepolisian memastikan investigasi tidak akan berhenti pada sosok “The Doctor”, melainkan terus dikembangkan guna memutus rantai peredaran dari hulu hingga ke hilir di seluruh wilayah Indonesia.

BACA JUGA:  Tegang! Dini Hari, Musang Bikin Ulah di Pancoran Mas Depok