DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota Depok memastikan kesiapan pemberangkatan calon jemaah haji (calhaj) musim haji 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan memperkuat koordinasi lintas sektor. Langkah ini dilakukan guna menjamin proses keberangkatan berjalan tertib, aman, dan lancar, terutama pada momen pemberangkatan perdana.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kota Depok, Iyay Gumilar, mengatakan seluruh unsur terkait telah dilibatkan dalam proses persiapan. Mulai dari kementerian hingga aparat keamanan, semua pihak disebut telah memahami peran masing-masing.
“Koordinasi terus kami lakukan dengan Kementerian Haji dan seluruh stakeholder agar proses pemberangkatan berjalan lancar dan sukses,” kata Iyay, Kamis, 9 April 2026.
Ia menjelaskan, koordinasi tersebut melibatkan Kementerian Haji, TNI-Polri, Dinas Perhubungan, hingga Satuan Polisi Pamong Praja. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan bagi calon jemaah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Menurut Iyay, evaluasi dari penyelenggaraan haji tahun lalu menjadi dasar perbaikan layanan pada tahun ini. Pemkot Depok menargetkan proses pemberangkatan yang lebih tertib serta memberikan kenyamanan bagi para jemaah.
Pemberangkatan perdana calon jemaah haji Depok dijadwalkan berlangsung pada 22 April 2026 di Balai Kota Depok. Momen ini menjadi titik awal rangkaian keberangkatan jemaah yang telah dipersiapkan secara matang oleh pemerintah daerah.
“Pelepasan pertama akan dilakukan di Balai Kota pada 22 April,” ujarnya.
Adapun jadwal keberangkatan kloter berikutnya masih bersifat tentatif dan akan disesuaikan dengan ketentuan dari pemerintah pusat. Pemkot Depok menyatakan siap menyesuaikan seluruh rangkaian jadwal sesuai arahan yang ditetapkan.
Iyay juga mengimbau calon jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan menjelang keberangkatan. Ia menegaskan bahwa ibadah haji membutuhkan kesiapan fisik yang prima agar dapat dijalankan dengan optimal.
Selain itu, ia meminta para pengantar jemaah untuk menjaga ketertiban selama proses pelepasan berlangsung. Pengaturan lalu lintas dan area parkir akan menjadi perhatian utama guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi.
“Jika area penuh, pengantar dapat melakukan drop off terlebih dahulu lalu memarkir kendaraan di luar area,” katanya.
Pemkot Depok turut menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan lalu lintas di sekitar Balai Kota saat proses pemberangkatan berlangsung. Antisipasi telah disiapkan, namun kepadatan diperkirakan tetap terjadi pada waktu tertentu.
Meski demikian, pemerintah berharap seluruh rangkaian pemberangkatan calon jemaah haji, khususnya keberangkatan perdana, dapat berjalan lancar dan menjadi awal yang baik bagi pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Tinggalkan Balasan