DEPOK, INDIRAYA TODAY – Rangkaian pembukaan Lebaran Depok 2026 dipastikan berlangsung meriah sejak pagi hingga sore hari, Selasa (5/5/2026). Kegiatan akan digelar serentak di tiga wilayah, yakni Kecamatan Tapos, Cipayung, dan Sawangan, mulai pukul 06.00 WIB hingga 17.00 WIB.
Sejumlah agenda telah disiapkan panitia untuk menyambut antusiasme warga. Mulai dari kegiatan olahraga hingga hiburan budaya khas Betawi akan tersaji dalam satu hari penuh.
Ketua Panitia Lebaran Depok 2026, Hamzah, mengatakan pembukaan tahun ini dirancang lebih semarak dengan melibatkan masyarakat secara langsung di berbagai titik kegiatan.
“Pembukaan Lebaran Depok 2026 kita gelar serentak di tiga kecamatan agar euforianya terasa merata. Dari pagi sampai sore, masyarakat bisa menikmati berbagai kegiatan yang sudah kami siapkan,” ujar Hamzah, Kamis (30/4/2026).
Rundown acara dimulai dengan senam massal yang akan melibatkan warga dari berbagai kalangan. Kegiatan ini menjadi pembuka untuk membangun semangat kebersamaan sejak pagi hari.
Setelah itu, tradisi palang pintu akan ditampilkan sebagai simbol budaya Betawi yang sarat makna. Atraksi ini dipastikan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
Tak hanya itu, kegiatan unik seperti ngubek empang juga akan digelar. Warga diajak turun langsung ke empang untuk merasakan sensasi menangkap ikan secara tradisional.
Kemudian, suasana semakin semarak dengan kegiatan ngaduk dodol yang menjadi ikon kuliner khas. Proses pembuatan dodol secara bersama-sama ini diprediksi akan menarik perhatian pengunjung.
Di sisi lain, bazar UMKM turut meramaikan acara dengan menghadirkan berbagai produk lokal unggulan. Masyarakat dapat berburu kuliner hingga kerajinan khas Depok.
Memasuki siang hingga sore hari, hiburan dangdut akan menjadi penutup rangkaian kegiatan pembukaan. Setiap kecamatan menghadirkan penampilan berbeda untuk menghibur warga.
Di Kecamatan Tapos, hiburan dangdut akan dimeriahkan oleh grup band Familys. Sementara di Sawangan akan tampil SK Group, dan di Cipayung menghadirkan Gambang Kromong yang kental dengan nuansa tradisional.
Hamzah menegaskan, konsep pembukaan yang tersebar ini diharapkan mampu menghindari penumpukan massa sekaligus memperluas dampak ekonomi bagi masyarakat.
“Kami ingin Lebaran Depok ini dirasakan semua warga. Tidak hanya terpusat di satu titik, tapi menyebar dan menggerakkan ekonomi lokal,” jelasnya.
Untuk diketahui, rangkaian Lebaran Depok 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Mei 2026. Setelah pembukaan, kegiatan akan dipusatkan di Alun-alun Grand Depok City (GDC) sebagai lokasi utama.
Panitia pun optimistis gelaran tahun ini akan menjadi salah satu perayaan budaya terbesar di Depok, dengan partisipasi masyarakat yang lebih luas dibanding tahun sebelumnya.

Tinggalkan Balasan