INDORAYATODAY.COM – Kabar baik datang dari komedian senior, Haji Bolot. Setelah sempat dilarikan ke rumah sakit dan dalam kondisi kritis akibat serangan jantung, kesehatan seniman betawi ini kini dilaporkan terus menunjukkan perkembangan yang positif.
Sang istri, Nurhayati, mengungkapkan bahwa suaminya yang akrab disapa Baba tersebut kini sudah dipindahkan dari ruang Intensive Care Unit (ICU) untuk menjalani perawatan lanjutan di ruang Intensive Cardiac Care Unit (ICCU).
“Alhamdulillah, Baba sekarang sudah tidak di ICU lagi. Baba sekarang berada di ruangan ICCU. Alhamdulillah sudah respons, sudah ada kemajuan,” ujar Nurhayati saat berbicara di sebuah program televisi, dikutip Rabu (17/6/2026).
Menurut Nurhayati, kepindahan ke ruang ICCU ini menjadi sinyal baik dalam proses pemulihan suaminya setelah sempat tidak sadarkan diri selama dua hari akibat serangan jantung kategori berat.
Nurhayati menceritakan, saat pertama kali ambruk akibat serangan jantung, Haji Bolot sempat dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih. Namun, karena membutuhkan fasilitas medis dan penanganan yang lebih lengkap, ia kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta Selatan.
Selain masalah jantung, Nurhayati juga membeberkan bahwa suaminya sempat mengalami infeksi bakteri pada ginjal yang mengharuskannya menjalani tindakan cuci darah. Namun, tindakan tersebut hanya dilakukan satu kali dan bukan merupakan perawatan rutin.
“Memang dia pernah ada bakteri di bagian ginjal yang mengakibatkan harus melakukan cuci darah, tetapi itu satu kali saja dan tidak rutin,” jelasnya.
Terkait pemicu penyakitnya, Nurhayati menduga kuat kebiasaan merokok menjadi faktor utama yang memperburuk kondisi kesehatan sang suami. Pasalnya, Haji Bolot dikenal sebagai perokok aktif yang sangat sulit untuk menghentikan kebiasaan tersebut.
“Kalau makanan memang tidak ada pantangan, tetapi cuma rokok yang tidak bisa dilarang. Sehari bisa habis tiga bungkus, mungkin karena faktor itu,” ungkapnya.
Selama menjalani perawatan intensif di RS Fatmawati, tim dokter telah melakukan sejumlah tindakan medis darurat untuk menyelamatkan nyawa komedian berusia 84 tahun tersebut, mulai dari pemasangan ring jantung hingga pembersihan paru-paru.
“Selain pasang ring, Baba juga dilakukan sedot dahak yang ada di paru-parunya,” pungkas Nurhayati.

Tinggalkan Balasan