DEPOK, INDORAYA TODAY – Tradisi Selamatan Kampung kembali digelar warga Kelurahan Tapos, Kecamatan Tapos, Kota Depok, Jumat (8/8/2025). Kegiatan ini menjadi momentum kebangkitan budaya gotong royong setelah sempat terhenti selama dua dekade.

Acara berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Tapos dengan melibatkan tokoh masyarakat, Ketua RT dan RW, serta Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM). Warga dari berbagai usia tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan sejak pagi hingga malam.

Ketua LPM Tapos yang juga Ketua Panitia, Abdul Rohim, menyebut selamatan kampung sudah lama diinginkan masyarakat. “Alhamdulillah, ini adalah wujud dari keinginan bersama untuk membangun silaturahmi dan harmonisasi di masyarakat,” ujarnya.

Beragam lomba bernuansa religi, seperti adzan, tilawah, murotal, hingga lomba pidato, mewarnai, hadroh, dan seni marawis, menjadi daya tarik utama. Panitia juga menyiapkan kegiatan khusus untuk lansia sebagai bentuk inklusivitas. “Kegiatan ini dirancang untuk melibatkan semua kalangan, dari anak-anak hingga lansia,” tambah Rohim.

Puncak acara digelar pada malam hari melalui tasyakuran sebagai ungkapan syukur atas kebersamaan warga sekaligus peresmian pembangunan Kantor Kelurahan Tapos yang rampung pada 2024 lalu.

Menurut Rohim, tradisi ini menjadi media pelestarian budaya lokal yang sarat nilai gotong royong.

“Supaya hidup kembali tradisi-tradisi yang sudah diwariskan oleh para leluhur kita pada saat itu. Zaman desa, gotong royongnya, kebersamaannya, kekeluargaannya, harmonisasinya, ya Alhamdulillah,” katanya.

Ia berharap, kegiatan ini dapat menyatukan visi dan pemikiran warga Tapos dalam pembangunan, keagamaan, hingga penguatan hubungan sosial di lingkungan masyarakat.

BACA JUGA:  Supian Suri Instruksikan Penataan Jalan dan Trotoar Sukmajaya, Wujudkan Kawasan Modern dan Nyaman