INDORAYATODAY.COM – Memperingati Hari Ulang Tahun ke-77 Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI), Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menegaskan pentingnya melestarikan pencak silat sebagai bagian dari pembangunan karakter bangsa dan upaya memerangi premanisme di masyarakat.
Pernyataan itu disampaikan Dedie saat menghadiri peringatan HUT IPSI ke-77 yang digelar IPSI Kota Bogor dengan tema “Lestarikan Budaya Bangsa sebagai Pemersatu”, di Aula Dinas Kesehatan Kota Bogor, Minggu (18/5).
“77 tahun jangan hanya menjadi angka, tetapi ambil momentum ini sebagai ikhtiar bersama memerangi dan mengikis premanisme dengan nilai ksatria dan keteladanan. Nilai ksatria harus tertanam dan tumbuh di jiwa anak-anak kita,” ujar Dedie.
Dedie menilai bahwa ekosistem persilatan harus terus dijaga dan diregenerasikan agar pencak silat tetap relevan dan menjadi bagian dari pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. Ia menekankan pentingnya peran pesilat dan pendekar dalam membentuk karakter bangsa yang kuat dan bermartabat.
“Melalui penanaman sikap ksatria dan keteladanan, saya berharap IPSI Kota Bogor dapat terus berkontribusi dan mendukung program Pemkot Bogor, termasuk dalam upaya menurunkan angka premanisme yang menjadi duri dalam daging pembangunan,” kata Dedie.
Ia juga menegaskan bahwa Pemkot Bogor akan selalu mendampingi dan mendukung IPSI Kota Bogor agar terus kompak, kolaboratif, dan bersinergi dalam mencetak generasi yang tangguh.
Sementara itu, Ketua IPSI Kota Bogor, Subono Widoyoko, menyampaikan bahwa Kota Bogor akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan event olahraga tingkat Provinsi Jawa Barat dalam waktu dekat. Karena itu, IPSI Kota Bogor menargetkan bukan hanya sukses sebagai tuan rumah, tetapi juga sukses dalam pencapaian prestasi.
“Harapannya, tahun 2026 nanti IPSI Kota Bogor menargetkan enam medali emas,” kata Subono.
Ketua KONI Kota Bogor, Dedy Sumarna, turut menyampaikan harapannya agar IPSI menjadi semakin matang dan konsisten dalam membangun prestasi. Ia menyebutkan bahwa dalam setiap event olahraga, IPSI Kota Bogor selalu menorehkan capaian yang membanggakan.
“Porprov Jawa Barat bukan hanya event olahraga, tetapi juga ajang untuk mengangkat harkat dan martabat Kota Bogor di Provinsi Jawa Barat,” tegas Dedy.
Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bogor Taufik, serta perwakilan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan Dinas Pendidikan Kota Bogor.[]

Tinggalkan Balasan