DEPOK, INDORAYA TODAY – Angkatan kerja muda di Kota Depok semakin bertambah. Hal ini terungkap dari Profil Ketenagakerjaan Pemuda Kota Depok Tahun 2024 yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Depok berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Agustus 2024.

Data yang diumumkan pada 27 Mei 2025 menunjukkan bahwa sebanyak 61,63 persen pemuda berusia 16 hingga 30 tahun sudah masuk dalam angkatan kerja. Sementara itu, 38,37 persen pemuda lainnya belum tergolong sebagai angkatan kerja.

Kepala BPS Kota Depok, Agus Marzuki, mengatakan angka ini menandakan semakin banyaknya pemuda di Depok yang aktif dalam dunia kerja.

“Artinya, berdasarkan persentase tersebut, banyak pemuda di Kota Depok yang masuk dalam angkatan kerja. Angkatan kerja dapat diartikan sebagai penduduk yang berada pada usia kerja yang sudah memiliki pekerjaan maupun menganggur,” ujar Agus, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Selasa (03/06/25).

Meski jumlah angkatan kerja bertambah, Agus mengingatkan ada tantangan tersendiri. Dari data Sakernas Agustus 2024, terdapat 14,18 persen pemuda yang termasuk dalam kategori pengangguran terbuka (TPT), yaitu mereka yang aktif mencari pekerjaan tapi belum mendapatkan pekerjaan.

Selain itu, BPS juga merilis data terkait tingkat pendidikan pemuda yang sudah bekerja. Sebanyak 7,34 persen pemuda adalah lulusan kurang dari SMP atau sederajat, 52,95 persen lulusan SMA dan sederajat, serta 39,71 persen lulusan perguruan tinggi.

Data ini menjadi gambaran bahwa Kota Depok memiliki potensi sumber daya manusia muda yang semakin siap terjun ke dunia kerja. Namun, diperlukan langkah strategis untuk menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas tenaga kerja muda.

BACA JUGA:  Tokoh Wisma Sahabat Yesus Depok Bantah Keras Isu Pelarangan Ibadah Natal