INDORAYATODAY.COM – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengambil langkah berani dengan merealokasi anggaran belanja yang kurang penting demi memperbaiki akses jalan di Desa Malasari, Nanggung, Kabupaten Bogor.

Jalan ini, yang dikenal dengan nama Jalan Nirmala, dilaporkan belum pernah tersentuh pembangunan sejak sebelum Indonesia merdeka.

Proyek perbaikan jalan sepanjang 18,5 kilometer ini menelan anggaran sekitar Rp20 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor tahun 2025.

Dana tersebut dialokasikan sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Daerah.

Rudy Susmanto menegaskan bahwa pembangunan Jalan Nirmala adalah bentuk nyata kehadiran negara untuk menjawab kebutuhan masyarakat di daerah terpencil. Ia menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur sebagai dasar peningkatan aksesibilitas dan penggerak ekonomi lokal.

“Jalan kami bangun untuk memudahkan akses masyarakat. Tapi kami juga mengingatkan, jangan sampai pembangunan ini merusak alam. Harus dijaga bersama agar tidak mendatangkan mudarat,” kata Rudy.

Untuk mempercepat pelaksanaan proyek, pembangunan Jalan Nirmala dilakukan melalui mekanisme Karya Bakti TNI, bekerja sama dengan Kodim 0621 dan Korem 061. Skema ini dipilih karena tidak memerlukan proses lelang atau penyusunan dokumen teknis detail (DED) yang memakan waktu.

“Jika komitmen ini dijaga bersama, Insyaallah pembangunan jalan akan dimulai dua minggu lagi. Target kami, Agustus sudah bisa dinikmati masyarakat,” ujarnya.

Tahap awal pembangunan akan fokus pada pengecoran beton, diikuti dengan pengaspalan bertahap dan penataan drainase. Hingga pertengahan Juli 2025, sekitar 20 persen dari total panjang jalan sudah berhasil dibangun.

Rudy Susmanto menegaskan bahwa proyek ini bukan sekadar pencapaian 100 hari kerja, melainkan upaya untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat. “Bisa dibayangkan, kalau ada yang sakit atau melahirkan di malam hari, butuh waktu lebih dari tiga jam ke rumah sakit dengan jalan rusak dan tanpa penerangan,” jelasnya.

BACA JUGA:  ASN Depok Wajib Tahu! Jam Kerja Selama Ramadan Resmi Dirombak

Pemerintah Kabupaten Bogor juga memastikan pembangunan ini tetap memperhatikan aspek pelestarian lingkungan. Rudy menegaskan bahwa pembangunan tidak boleh mengubah fungsi hutan secara sembarangan atau memicu ledakan sampah akibat perubahan aktivitas ekonomi.

“Jangan sampai Tuhan marah, jangan sampai alam marah. Dampaknya bisa luas kalau kita tidak jaga. Pemerintah hadir, tapi masyarakat juga harus menjaga keseimbangan,” imbuhnya.

Warga Desa Malasari menyambut baik pembangunan ini. Eman, salah satu warga, menyampaikan rasa terima kasihnya atas perhatian pemerintah daerah. “Ini yang ditunggu-tunggu sejak dulu. Sekarang jalan mulai bagus, ke RSUD Leuwiliang bisa lebih cepat, dari tiga jam jadi sekitar satu setengah jam,” katanya.

Selain mempercepat akses menuju fasilitas kesehatan, perbaikan Jalan Nirmala juga berdampak positif terhadap mobilitas barang dan jasa serta aktivitas sosial-ekonomi warga. Jalan ini menjadi penghubung vital antara desa dan wilayah perbatasan Kabupaten Bogor dan Kabupaten Sukabumi.