INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen memperluas ruang kolaborasi yang ramah bagi seluruh lapisan masyarakat. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menegaskan akan menjadikan ajang lari “Kolaborun” sebagai agenda tahunan daerah setelah melihat antusiasme tinggi dan semangat keberpihakan terhadap kelompok inklusif dalam gelaran perdana di kawasan Car Free Day (CFD), Senin (16/2).

Acara yang diinisiasi oleh gerakan mahasiswa ini menarik perhatian karena tidak hanya menjadi ajang olahraga rekreasi, tetapi juga ruang pertemuan bagi penyandang disabilitas dan penyintas kanker. Dalam kategori khusus 1 km, para “anak-anak istimewa” tersebut berlari berdampingan dengan masyarakat umum, menciptakan pemandangan yang menyentuh di jantung Kabupaten Bogor.

“Kolaborun menjadi bukti bahwa semangat kolaborasi mampu menyatukan berbagai elemen. Kehadiran anak-anak istimewa menegaskan bahwa acara ini benar-benar terbuka untuk semua kalangan. Kami sepakat menjadikannya agenda rutin setiap tahun,” ujar Rudy Susmanto saat melepas para pelari.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Hanif Faisol Nurofiq, serta jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor. Selain misi inklusivitas, Kolaborun juga membawa pesan ekologi. Para peserta, termasuk yang datang dari luar kota seperti Jakarta, mendapatkan benih pohon gratis sebagai simbol dukungan terhadap penghijauan di Bumi Tegar Beriman.

Momentum ini juga menjadi penanda CFD terakhir sebelum memasuki bulan suci Ramadhan. Bupati Rudy pun memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan permohonan maaf dan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh warga yang hadir.

BACA JUGA:  Bupati Bogor Siapkan Strategi Hadapi Pemotongan Dana Transfer Pusat 2026