INDORAYATODAY.COM – PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) melaporkan temuan zona mineralisasi emas baru di prospek Kolokoa, Pohuwato, Gorontalo. Temuan ini berada hanya 500 meter dari deposit utama Tambang Emas Pani, menjadikannya penemuan strategis untuk mendongkrak produksi masa depan.

Direktur Utama EMAS, Boyke Poerbaya Abidin, menyebut Kolokoa sebagai “sumber daya satelit” yang akan memperkuat prospek jangka panjang perseroan.

Fakta Kunci Penemuan Kolokoa:

Potensi Cadangan: Target eksplorasi mencapai 20-40 juta ton dengan kadar 0,3 hingga 0,5 g/t emas.

Hasil Bor: Ditemukan zona mineralisasi dekat permukaan dengan kadar hingga 1,57 g/t emas.

Efisiensi: Jarak yang dekat memungkinkan penggunaan infrastruktur Tambang Pani yang sudah ada.

Kualitas: Uji metalurgi menunjukkan tingkat perolehan emas tinggi mencapai 87-94 persen.

Hingga kini, 30 dari 82 lubang bor yang direncanakan untuk tahun 2026 telah rampung. Perseroan akan melanjutkan pengeboran guna memastikan integrasi penuh Kolokoa ke dalam rencana besar Tambang Emas Pani.

Sebagai informasi, Tambang Emas Pani sendiri telah mulai berproduksi sejak Februari 2026 dengan target 100.000-115.000 ounces emas tahun ini. Kedepannya, tambang ini diproyeksikan mencapai puncak produksi hingga 500.000 ounces per tahun.

BACA JUGA:  Kemenperin Pantau Dampak Geopolitik Selat Hormuz, Industri Pastikan Stok Plastik Aman