DEPOK, INDORAYA TODAY – Dandim 0508/Depok, Kolonel Iman Widhiarto, menekankan pentingnya persatuan bangsa di tengah keberagaman identitas yang ada di Indonesia. Pesan itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Riding Merah Putih dalam rangka perayaan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, di Balai Kota Depok, Sabtu (23/8/2025).

Dalam sambutannya, Kolonel Iman mengingatkan bahwa perbedaan suku, agama, bahasa, dan komunitas, jika tidak dikelola dengan baik, berpotensi menimbulkan konflik dan perpecahan. Ia mencontohkan perbedaan identitas antarorganisasi hingga komunitas, termasuk geng motor, yang kerap memicu gesekan.

“Identitas itu boleh dibanggakan, tapi jangan sampai memecah belah. Yang paling penting, kita semua adalah anak bangsa Indonesia,” tegas Kolonel Iman.

Dandim Depok menuturkan, pengalaman sederhana bisa menjadi sarana mempersatukan. Ia menyinggung momen lomba di kalangan TNI, di mana para peserta dari berbagai satuan kerap bersaing sengit dan bahkan adu mulut. Namun, ketika menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, perselisihan itu langsung berhenti dan semua bersatu dalam semangat kebangsaan.

“Ini membuktikan bahwa identitas kebangsaan harus diletakkan di atas segalanya. Tidak ada lagi perbedaan TNI, polisi, birokrat, atau komunitas tertentu. Yang ada hanyalah anak bangsa Indonesia,” jelasnya.

Kegiatan Riding Merah Putih sendiri dimulai dari Alun-alun Grand Depok City (GDC) dan berakhir di Balai Kota Depok. Selain menjadi ajang perayaan kemerdekaan, acara ini juga menjadi simbol kebersamaan dan persatuan di tengah keberagaman warga Depok.

Dengan tegas, Kolonel Iman mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk menempatkan rasa cinta tanah air di atas segala identitas sektoral. Menurutnya, semangat persatuan adalah fondasi utama menjaga keutuhan bangsa.

“Jangan biarkan perbedaan menjadi pemicu perpecahan. Kita semua harus bangga menjadi anak bangsa Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Supian Suri Instruksikan Penataan Jalan dan Trotoar Sukmajaya, Wujudkan Kawasan Modern dan Nyaman