DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi menyesuaikan jam pelayanan di seluruh puskesmas selama Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Kebijakan ini memastikan layanan kesehatan tetap berjalan optimal meski ada perubahan waktu operasional.

Penyesuaian tersebut berlaku untuk 38 Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas yang tersebar di wilayah Depok. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi Pemkot Depok menjaga kualitas layanan publik selama bulan puasa.

Kebijakan itu mengacu pada Surat Edaran Sekretariat Daerah Kota Depok Nomor 800/97/Org/2026 tertanggal 13 Februari 2026 tentang Permohonan Usul Jam Kerja Ramadan bagi Puskesmas selama Ramadan 1447 H.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Depok, Devi Maryori, menegaskan bahwa perubahan jam kerja tidak akan mengurangi akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan dasar.

“Selama bulan Ramadan, puskesmas tetap memberikan pelayanan dari Senin sampai Sabtu,” kata Devi, dilansir dari situs resmi Pemkot Depok, Senin (23/2/2026).

Ia menjelaskan, untuk hari Senin hingga Kamis, pelayanan dibuka mulai pukul 07.30 hingga 14.00. Pada rentang waktu tersebut terdapat jeda istirahat pukul 12.00-12.30.

Sementara itu, khusus hari Jumat, jam pelayanan dipersingkat. Puskesmas hanya melayani masyarakat mulai pukul 07.30 sampai 11.30.

Adapun pada hari Sabtu, pelayanan kesehatan tetap dibuka mulai pukul 07.30 hingga 12.30. Untuk hari tersebut, waktu istirahat ditetapkan pukul 11.30-12.00.

Pemkot Depok menekankan bahwa penyesuaian ini telah dihitung agar tidak mengganggu kebutuhan layanan masyarakat selama Ramadan. Seluruh puskesmas diminta tetap menjaga standar pelayanan.

Dinkes Depok juga menginstruksikan jajaran UPTD untuk memastikan tenaga kesehatan tetap siaga dan responsif, terutama menghadapi potensi peningkatan kebutuhan layanan selama bulan puasa.

Devi berharap masyarakat tetap memanfaatkan fasilitas puskesmas sesuai jadwal terbaru yang telah ditetapkan pemerintah daerah.

BACA JUGA:  Bikin Takut Pengendara, ODGJ di Jalan ARH Depok Akhirnya Dievakuasi

“Dengan jadwal operasional yang telah ditetapkan, diharapkan kinerja pelayanan kesehatan tetap optimal,” pungkasnya.