JAKARTA, INDORAYA TODAY – Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan empat mata dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad, di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (10/9/2025).

Pertemuan tersebut berlangsung tertutup dan membahas sejumlah isu penting, mulai dari program prioritas pemerintah hingga laporan keputusan strategis yang diambil DPR dalam beberapa hari terakhir.

Informasi mengenai pertemuan itu dibagikan Sekretariat Kabinet melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet.

Dalam unggahan itu terlihat Presiden Prabowo mengenakan pakaian safari cokelat khasnya, sementara Dasco hadir dengan kemeja putih dan jas hitam, membawa dokumen di atas meja.

“Presiden Prabowo Subianto bertemu dan berdiskusi dengan Wakil Ketua DPR RI Bapak Prof. Sufmi Dasco Ahmad, siang ini, di Istana Merdeka, Jakarta,” kata Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam keterangan resminya.

Menurut Teddy, Presiden Prabowo turut menerima laporan langsung mengenai sejumlah poin keputusan DPR. Beberapa di antaranya menyangkut kebijakan yang ramai diperbincangkan publik, terutama respons DPR terhadap tuntutan rakyat yang dikenal sebagai 17+8 Tuntutan.

Sebelumnya, Dasco dalam konferensi pers pimpinan DPR pada Jumat (5/9/2025), mengumumkan keputusan strategis, di antaranya penghentian tunjangan perumahan anggota DPR terhitung mulai 31 Agustus 2025 serta moratorium kunjungan kerja ke luar negeri per 1 September 2025.

Selain itu, DPR juga memangkas sejumlah fasilitas anggota dewan, seperti biaya langganan listrik, jasa telepon, biaya komunikasi intensif, hingga tunjangan transportasi. Dengan kebijakan tersebut, anggota DPR kini menerima gaji bersih sekitar Rp65 juta per bulan, meski angka itu masih menuai kritik publik.

Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Dasco ini dinilai sebagai momentum penting untuk menyelaraskan langkah eksekutif dan legislatif. Keduanya berupaya memperkuat agenda reformasi kebijakan sekaligus menjawab aspirasi masyarakat pada awal masa pemerintahan.

BACA JUGA:  Presiden Prabowo Targetkan Swasembada Pangan Tercapai Dua Bulan ke Depan