INDORAYATODAY.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) mengalokasikan anggaran sebesar Rp 8 triliun dari APBD untuk membangun jalur kereta api baru yang menghubungkan Jakarta–Bandung–Banjar–Pangandaran.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengungkapkan proyek ini ditargetkan mulai dikerjakan bertahap pada 2027 hingga 2029.

Dedi Mulyadi menegaskan proyek ini merupakan investasi untuk pemerataan ekonomi di wilayah selatan Jawa Barat, bukan sekadar proyek transportasi. Proyek akan dilaksanakan melalui skema investasi bersama dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI). Pemprov Jabar bertanggung jawab pada pembangunan rel dan sistem sinyal.

Tujuan Utama: Mempercepat Akses: Mempersingkat waktu tempuh dari Jakarta ke Pangandaran.

Mendorong Ekonomi: Menjadi penggerak utama pertumbuhan ekonomi di sepanjang jalur Priangan Timur (Bandung hingga Pangandaran).

Selain jalur selatan, Pemprov Jabar juga merencanakan pembangunan jalur kereta khusus angkutan bahan pangan di wilayah Pantura (Cirebon–Bekasi).

Dedi Mulyadi menyimpulkan, infrastruktur kereta ini adalah langkah strategis untuk menyiapkan masa depan ekonomi yang lebih merata dan maju di Jawa Barat.

BACA JUGA:  Presiden Anugerahkan Satyalancana Wira Karya kepada Bupati Karawang, Ini Alasannya