INDORAYATODAY.COM – Presiden Prabowo Subianto memulai kunjungan kerja resmi ke Sydney, Australia, pada Selasa (11/11). Lawatan ini bertujuan memperkuat kemitraan strategis kedua negara, dengan fokus pada peningkatan kerja sama di berbagai sektor vital, termasuk investasi, perdagangan, dan pendidikan.
Pesawat Garuda Indonesia-1 yang membawa Presiden Prabowo dan rombongan mendarat di Bandar Udara Sydney Kingsford Smith sekitar pukul 22.00 waktu setempat. Kepala Negara disambut resmi oleh Menteri Luar Negeri Australia, Penny Wong, serta sejumlah petinggi Australia lainnya.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ini merupakan kunjungan balasan atas lawatan Perdana Menteri (PM) Australia Anthony Albanese ke Jakarta pada 15 Mei lalu. Kunjungan PM Albanese kala itu dilakukan hanya sehari setelah dirinya kembali terpilih, menandakan eratnya hubungan bilateral kedua pemimpin.
“Kunjungan ini merupakan kunjungan balasan atas kunjungan PM Albanese yang sehari setelah terpilih kembali menjadi Perdana Menteri Australia bulan Mei lalu langsung mengunjungi Presiden Prabowo di Jakarta,” ungkap Teddy.
Presiden Prabowo dijadwalkan berkegiatan di Sydney selama satu hari penuh dengan agenda padat, mencakup pertemuan bilateral tingkat tinggi dan upacara kenegaraan.
Agenda utama Presiden di Australia meliputi:
Pertemuan empat mata dengan Perdana Menteri Anthony Albanese.
Upacara kenegaraan yang dipimpin oleh Gubernur Jenderal Australia, Sam Mostyn.
Sejumlah pertemuan terkait perdagangan barang dan jasa, investasi, pendidikan, serta kemitraan industri.
Kunjungan ini diharapkan mampu menghasilkan terobosan dalam kerja sama ekonomi, khususnya dalam menarik investasi Australia ke Indonesia dan memperluas akses pendidikan.
Disambut Meriah Diaspora Indonesia
Setibanya di hotel, Presiden Prabowo disambut hangat oleh puluhan warga dan diaspora Indonesia yang telah menanti sejak sore hari. Mereka dengan antusias melambaikan bendera Merah Putih seraya menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Beberapa menteri turut mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja ini, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, serta Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto.

Tinggalkan Balasan