JAKARTA, INDORAYA TODAY – Peristiwa tak lazim terjadi di kawasan Kampung Kandang, Jagakarsa, Jakarta Selatan, saat seorang pria berinisial P (42) justru mengalami pengeroyokan setelah berhubungan badan dengan seorang PSK online berinisial FO yang dipesan melalui aplikasi kencan.
Kapolsek Jagakarsa, Kompol Nurma Dewi menjelaskan, kejadian bermula ketika P memesan layanan melalui aplikasi tersebut, lalu mendatangi kos-kosan yang menjadi lokasi pertemuan dengan FO. Keduanya kemudian berhubungan badan sesuai pesanan dan permintaan.
Namun situasi berubah kacau setelah FO mengaku kondom yang digunakan P tertinggal alias nyangkut di dalam alat kelaminnya. Dalam kondisi panik, FO bersama teman-teman perempuannya berupaya mengeluarkan kondom itu menggunakan gagang sikat gigi.
Upaya tersebut menyebabkan FO mengalami luka hingga mengeluarkan darah. FO kemudian meminta P memberikan uang ganti rugi biaya berobat sebesar Rp250.000. Karena P tak memiliki uang, FO menyita HP, STNK, dan KTP milik P sebagai jaminan pembayaran.
Nurma menjelaskan bahwa pendarahan yang dialami FO terjadi karena proses mengeluarkan kondom itu sendiri, bukan karena tindakan P.
“Hubungan intim sudah terjadi, karena memang saling satu memesan yang satu juga,” katanya dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (21/11/2025).
Kasus ini memicu keributan hingga berujung pengeroyokan terhadap P. Polisi kemudian mengamankan tujuh orang yang berada di lokasi untuk dimintai keterangan. Seluruh pihak akhirnya menjalani mediasi di Polsek Jagakarsa.
Menurut Nurma, kedua belah pihak sepakat berdamai setelah P membayar biaya yang diminta. HP, STNK, dan barang-barang lain milik P juga telah dikembalikan. “Mediasi sudah selesai, dari kedua belah pihak tidak menuntut,” ujarnya.
Polisi tetap mendalami dugaan penganiayaan meski para pelaku berdalih aksi itu hanya dilakukan sesekali. Mereka juga mengaku hanya “joget dan nyanyi” sebagaimana video viral yang beredar. Razia lanjutan pun telah digelar bersama Satpol PP dan perangkat wilayah di lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan