DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengimbau masyarakat untuk lebih waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih akan melanda wilayah Jabodetabek, termasuk Depok, dalam beberapa hari ke depan.
Kepala Dinkes Depok, Mary Liziawati, menekankan pentingnya pencegahan penyakit, terutama Demam Berdarah Dengue (DBD), yang sering muncul akibat perubahan cuaca pancaroba.
“Jadi di cuaca yang bisa dikatakan masih pancaroba. Ada panas, ada hujan, kemudian panas lagi. Ini yang paling sering kita ingatkan adalah DBD, karena adanya genangan air,” ujarnya kepada Indoraya Today, Rabu (26/11/2025).
Menurutnya, cuaca pancaroba yang ditandai dengan pergantian panas dan hujan secara tiba-tiba menciptakan kondisi ideal bagi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypt, membawa virus DBD.
Mary mengungkapkan, genangan air yang terbentuk setelah hujan menjadi tempat favorit bagi nyamuk ini untuk bertelur. Ia juga menyebutkan, bahwa nyamuk DBD lebih menyukai air jernih dan bersih yang tertampung ketimbang air mengalir di saluran.
Hal tersebut, lanjutnya, yang membuat wadah-wadah seperti bak mandi, ember, atau pot tanaman berpotensi menjadi sarang jika tidak dibersihkan secara rutin.
Karena itu, Mary mengajak warga untuk melakukan pengurasan bak mandi setidaknya seminggu sekali. Langkah ini bertujuan untuk menghilangkan jentik nyamuk sebelum berkembang menjadi nyamuk dewasa yang bisa menyebarkan penyakit.
Selain itu, ia mendorong pelaksanaan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) secara rutin setiap minggu yang meliputi kegiatan 3M Plus: menguras, menutup, dan mengubur barang-barang yang bisa menampung air, serta menggunakan obat anti-nyamuk.
“Makanya lakukan PSN atau pemberantasan sarang nyamuk secara rutin seminggu sekali. Jadi untuk apa? untuk menghilangkan jentik-jentik,” kata Mary.
Lebih lanjut, Mary meminta warga agar terlibat aktif dalam PSN di lingkungan masing-masing. Ia menambahkan, bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan kewajiban bersama. Dengan langkah-langkah sederhana ini, masyarakat Depok diharapkan bisa terhindar dari ancaman DBD saat cuaca ekstrem.

Tinggalkan Balasan