DEPOK, INDORAYA TODAY – Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok menjadikan Kejuaraan Sepak Bola Piala Wali Kota Depok U15 dan U19 sebagai ajang strategis penjaringan bakat atlet muda. Kompetisi ini diproyeksikan untuk menyiapkan kerangka tim menghadapi Pekan Olahraga Wilayah Daerah (Popwilda) 2026.

Kepala Disporyata Kota Depok, Eko Herwiyanto, mengatakan kejuaraan tersebut telah digelar sejak September 2025 atau selama tiga bulan. Ajang ini diikuti total 48 klub dari kategori U15 dan U19 yang bertanding di tiga stadion penyelenggaraan.

“Alhamdulillah, penyelenggaraan dari awal hingga akhir berjalan tertib dan lancar. Dinamika kecil yang muncul merupakan hal wajar dalam persepakbolaan,” ujar Eko di sela kegiatan Kejuaraan Sepak Bola Piala Wali Kota Depok U15 dan U19 di Stadion Merpati, Pancoran Mas, Minggu (14/12/2025).

Menurut Eko, Disporyata tidak hanya fokus pada pelaksanaan kompetisi, tetapi juga melakukan pemantauan melalui tim talent scouting. Langkah ini dilakukan untuk menyaring potensi atlet muda, khususnya kelompok usia U15, sebagai persiapan jangka menengah menuju Popwilda 2026.

“Kota Depok akan menjadi bagian dari Popwilda Wilayah I Jawa Barat pada 2026. Karena itu, Piala Wali Kota kami manfaatkan sebagai ajang pemantauan bakat yang kelak menjadi kerangka tim,” jelasnya.

Selain itu, Disporyata bersama Asosiasi Kota (Askot) PSSI Depok juga telah merancang pengembangan kompetisi berjenjang. Pada 2026, kompetisi tersebut direncanakan akan dibranding sebagai Liga 4 dan Liga 5 tingkat kota.

Eko berharap, seluruh klub sepak bola di Kota Depok memberikan dukungan penuh terhadap rencana tersebut. Menurutnya, kompetisi yang berkelanjutan akan menciptakan iklim sepak bola yang lebih sehat dan bergairah.

“Pemkot Depok melalui Disporyata bersama Askot PSSI terus mempersiapkan dukungan agar atmosfer sepak bola di Kota Depok semakin berkembang dan berprestasi,” pungkasnya.

BACA JUGA:  Kegagalan Timnas U-22 di SEA Games 2025 Terasa Tak Masuk Akal