INDORAYATODAY.COM — Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menemui Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon untuk menyerahkan dokumen penguat terkait pelurusan sejarah lokasi dan tahun kelahiran Presiden pertama RI, Ir Soekarno.

Dalam pertemuan tersebut, anggota TACB Jombang, Arif Yulianto, memaparkan bukti sejarah yang menyatakan Bung Karno lahir di Ploso, Jombang, pada 6 Juni 1902.

Sebagai penguat, pihak TACB menyerahkan dokumen kajian tahun 2024 serta sejumlah referensi literatur, termasuk buku Menemukan Bung Karno di Jombang karya Moch Faisol.

Ketua TACB Jombang, Nasrul Ilah atau Cak Nas, berharap pertemuan ini menjadi katalisator penetapan Situs Kelahiran Bung Karno di Ploso. Ia juga meminta Kementerian Kebudayaan memfasilitasi proses tabayyun (klarifikasi) dengan pihak Surabaya untuk menyinkronkan data sejarah yang ada.

“Kami berharap kementerian dapat memfasilitasi pertemuan dengan pihak Surabaya agar ada titik terang mengenai sejarah kelahiran Sang Fajar,” ujar Cak Nas.

Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyambut hangat kehadiran rombongan dan menerima dokumen-dokumen tersebut untuk dipelajari lebih lanjut sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah nasional.

 

BACA JUGA:  Siswi SMA di Bandung Minta Ikut Pendidikan di Barak Militer Atas Kesadaran Sendiri