INDORAYATODAY.COM — Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait pembangunan fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).
Proyek strategis ini akan dipusatkan di Tempat Pembuangan Akhir Sampah (TPAS) Galuga sebagai solusi jangka panjang penanganan sampah di wilayah Bogor Raya.
Bupati Rudy Susmanto menegaskan, kolaborasi ini merupakan langkah nyata untuk menjawab tantangan pengelolaan 1.500 ton sampah per hari. Menurutnya, penetapan Bogor Raya sebagai wilayah prioritas pusat harus dijawab dengan kesiapan infrastruktur yang matang di lapangan.
“Penanganan sampah ini harus terpadu, mulai dari akses jalan, pengelolaan air, hingga kesiapan teknologi energi di TPAS Galuga,” ujar Rudy dalam keterangan resminya, Rabu (24/12).
Sementara itu, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyambut baik tuntasnya urusan administrasi antar-daerah ini. Ia menyebutkan bahwa tahap selanjutnya adalah proses pembangunan fisik yang akan berkoordinasi dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Pembangunan PSEL di Galuga diharapkan tidak hanya mengurangi beban sampah yang menumpuk, tetapi juga menghasilkan energi bersih yang bermanfaat bagi masyarakat. Kerja sama ini menjadi model sinergi lintas daerah dalam mewujudkan lingkungan yang lebih sehat dan berkelanjutan di Jawa Barat.

Tinggalkan Balasan