INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Realisasi serapan anggaran Kelurahan Tirtajaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, pada Tahun Anggaran 2025 mencapai 98 persen. Capaian tersebut mencerminkan optimalnya pelaksanaan program dan kegiatan kelurahan, baik pembangunan fisik maupun nonfisik, sesuai perencanaan yang telah ditetapkan.
Lurah Tirtajaya, Yadi Supriadi, menjelaskan bahwa sisa anggaran sebesar 2 persen tidak terserap sepenuhnya karena beberapa faktor teknis dalam pelaksanaan kegiatan.
“Sisa 2 persen itu bisa berasal dari pajak maupun sisa dana kegiatan, misalnya pada kegiatan pemberdayaan masyarakat yang pesertanya tidak sesuai dengan target, sehingga dananya harus dikembalikan,” kata Yadi kepada wartawan, Rabu (07/01/2026).
Menurut Yadi, sisa anggaran tersebut masuk dalam kategori B17, yaitu anggaran yang tidak dapat direalisasikan sepenuhnya karena tidak terpenuhinya persyaratan kegiatan sebagaimana diatur dalam ketentuan pengelolaan keuangan daerah.
Ia menegaskan bahwa secara substansi, seluruh program prioritas kelurahan telah dilaksanakan sesuai dengan rencana yang ditetapkan pada awal tahun anggaran.
Yadi menyebutkan, seluruh kegiatan pembangunan fisik maupun nonfisik di wilayah Kelurahan Tirtajaya telah terealisasi 100 persen. Pembangunan fisik meliputi pemeliharaan taman, perbaikan drainase, pengaspalan jalan lingkungan, serta kegiatan infrastruktur lainnya.
Sementara itu, pembangunan nonfisik mencakup berbagai program pemberdayaan masyarakat dan pelatihan yang ditujukan untuk meningkatkan kapasitas warga.
“Pembangunan fisik dan nonfisik 100 persen dilaksanakan semua. Pembangunan fisik mulai dari pemeliharaan taman, drainase, aspal, dan lainnya. Sementara nonfisik seperti pemberdayaan masyarakat dan pelatihan,” ujarnya.
Ia menilai, pelaksanaan program yang menyeluruh tersebut berdampak langsung pada peningkatan kualitas lingkungan dan partisipasi masyarakat di tingkat kelurahan.
Yadi menegaskan bahwa secara umum seluruh program dan kegiatan di Kelurahan Tirtajaya sepanjang 2025 berjalan lancar dan sesuai target perencanaan. Ia juga memastikan anggaran dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan masyarakat.
“Alhamdulillah, secara keseluruhan kegiatan berjalan lancar dan anggaran dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk kepentingan masyarakat,” tandasnya. ***

Tinggalkan Balasan