DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Sosial (Dinsos) menyiapkan program Rumah Kreatif Anak Istimewa (RKAI) untuk tahun 2026 dengan membuka pendaftaran yang rencananya dimulai bulan ini. Program ini bertujuan memberikan ruang pengembangan kreativitas, keterampilan, dan kemandirian bagi anak-anak istimewa di seluruh Kota Depok.
Kepala Dinsos Kota Depok, Devi Maryori, menjelaskan bahwa RKAI akan dibuka dalam dua semester pada tahun ini. Setiap semester direncanakan diikuti oleh 90 anak istimewa, dengan tahapan pendaftaran, asesmen, dan pelatihan yang terstruktur agar setiap peserta dapat mengikuti program secara optimal.
“Pendaftaran RKAI untuk semester 1 dijadwalkan pada Januari hingga Februari mendatang. Masyarakat Depok yang memiliki anak istimewa dapat segera mempersiapkan dokumen dan data yang diperlukan,” ujar Devi saat ditemui di kantornya, Senin (12/01/2026).
Setelah pendaftaran, peserta akan mengikuti tahapan asesmen yang dijadwalkan berlangsung pada Februari hingga Maret. Tahap ini bertujuan untuk menilai minat, bakat, dan kemampuan masing-masing anak agar program pelatihan yang diberikan sesuai dengan kebutuhan mereka.
Pelatihan RKAI semester 1 akan berlangsung pada April hingga Juni, dengan beragam kegiatan kreatif, mulai dari seni rupa, musik, keterampilan praktis, hingga literasi digital. Setiap aktivitas dirancang untuk mendorong pengembangan potensi diri sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri anak.
Sementara itu, pendaftaran untuk semester 2 akan dibuka kembali pada Juni hingga Juli, diikuti oleh tahapan asesmen pada Juli hingga Agustus, dan pelatihan yang berlangsung pada September hingga November. Devi menekankan bahwa seluruh tahapan dirancang agar anak-anak istimewa dapat belajar dengan nyaman dan produktif.
“Kami berharap RKAI bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga wadah bagi anak-anak istimewa untuk menyalurkan kreativitas dan menemukan potensi terbaiknya,” ungkap Devi.
Program RKAI juga diharapkan dapat memperkuat dukungan keluarga terhadap perkembangan anak istimewa. Orang tua diajak terlibat aktif dalam mendampingi proses belajar, sehingga tercipta sinergi antara rumah, sekolah, dan komunitas.
Selain itu, Devi menekankan bahwa setiap kegiatan dalam RKAI dilaksanakan dengan standar keamanan dan kenyamanan tinggi, mengingat sebagian peserta memiliki kebutuhan khusus yang memerlukan perhatian ekstra.
Melalui RKAI, Pemkot Depok ingin memastikan bahwa anak-anak istimewa memiliki kesempatan setara untuk mengembangkan keterampilan kreatif yang dapat berguna bagi masa depan mereka, termasuk dalam bidang pendidikan, seni, maupun kewirausahaan.
“Program ini hadir untuk membuka ruang bagi anak-anak istimewa agar cita-cita mereka bisa diwujudkan sesuai kemampuan yang dimiliki. Kami ingin setiap anak merasa dihargai dan termotivasi,” kata Devi menutup.
Pemkot Depok pun mengajak masyarakat untuk aktif mengikuti informasi resmi mengenai pendaftaran RKAI 2026 melalui kanal komunikasi Dinsos, agar setiap anak istimewa di kota ini dapat memperoleh manfaat maksimal dari program yang telah dirancang.

Tinggalkan Balasan