INDORAYATODAY.COM  – Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menggelar pertemuan silaturahmi dengan mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Selasa (13/1/2026). Pertemuan tersebut menjadi ajang pertukaran pikiran mengenai dinamika intelijen, politik, hingga tantangan global yang tengah dihadapi Indonesia.

Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa dalam perbincangan akrab tersebut, ia menerima banyak masukan dan pengetahuan strategis dari Hendropriyono. Sebagai sosok yang juga menyandang gelar Guru Besar Filsafat Intelijen, Hendro dinilai memiliki perspektif yang mendalam terkait keamanan nasional dan dinamika internasional.

“Pengetahuan beliau di bidang intelijen, politik, keamanan, dan dinamika internasional perlu kita pahami sebagai bahan pemikiran penting bagi bangsa,” ujar Muzani dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Muzani, yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra, mengaku banyak menyerap nasihat mengenai bagaimana Indonesia harus memposisikan diri di tengah situasi dunia yang terus berubah. Masukan dari tokoh senior militer dan intelijen seperti Hendropriyono dipandang relevan untuk memperkuat wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional dari sudut pandang legislatif.

Pertemuan ini menambah deretan agenda konsolidasi dan dialog yang dilakukan pimpinan MPR RI dengan berbagai tokoh bangsa. Hal ini sejalan dengan upaya MPR dalam merajut kemajemukan pandangan demi menjaga stabilitas politik dan keamanan di dalam negeri.

Hendropriyono dalam kesempatan tersebut juga menyambut hangat kunjungan pimpinan MPR. Pertukaran ide antara tokoh senior dan pimpinan lembaga tinggi negara diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi arah kebijakan strategis Indonesia di masa depan

BACA JUGA:  Ketua MPR Ahmad Muzani: Ulama Adalah Denyut Nadi Umat dan Rakyat Indonesia