INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Wakil Menteri Agama RI, Romo H. R. Muhammad Syafii menyinggung kepemimpinan Kota Depok pada era sebelumnya yang dinilai kurang memberi perhatian terhadap pengembangan pendidikan Islam. Pernyataan itu disampaikan saat peresmian Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) Rangkapan Jaya, Kecamatan Pancoran Mas, Rabu (21/01/2026).
Dalam sambutannya, Romo Syafi’i membandingkan kondisi pembangunan pendidikan Islam selama sekitar dua dekade terakhir dengan arah kebijakan yang ditempuh Pemerintah Kota Depok saat ini di bawah kepemimpinan Supian Suri.
“Bayangkan, hampir 20 tahun entah siapa wali kotanya, tidak ada pembangunan pendidikan seperti yang dilakukan wali kota yang baru satu tahun ini,” ujar Romo Syafii.
Ia menilai langkah Supian Suri menunjukkan keberanian politik untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan daerah.
Romo Syafii menjelaskan, Madrasah Tsanawiyah Negeri Pancoran Mas yang diresmikan tersebut merupakan hibah murni dari Pemerintah Kota Depok kepada Kementerian Agama. Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan perubahan arah pembangunan yang lebih terukur dan berorientasi jangka panjang.
“Sebagai pimpinan di Kementerian Agama, saya memberikan apresiasi kepada Bapak Wali Kota. Perhatian terhadap pendidikan adalah langkah yang sangat terukur jika kita sungguh-sungguh ingin membangun Indonesia,” katanya.
Ia menegaskan bahwa pembangunan di daerah mana pun tidak akan berjalan optimal tanpa sumber daya manusia yang unggul. Pendidikan, menurut dia, merupakan ruang paling strategis untuk membangun kemampuan keagamaan, kebangsaan, dan tata pemerintahan secara bersamaan.
Romo Syafii juga mengaitkan kebijakan pendidikan di Depok dengan arahan Presiden RI Prabowo Subianto, yang menekankan bahwa masa depan Indonesia ditentukan oleh kualitas pendidikan generasi muda saat ini.
“Kalau kita ingin tahu bagaimana nasib Indonesia ke depan, jawabannya adalah bagaimana kita mendidik generasi muda hari ini,” ujar Romo Syafii mengutip pesan Presiden.
Menurut dia, pendirian sekolah dan perhatian serius terhadap dunia pendidikan bukan sekadar kerja jangka pendek, melainkan investasi strategis untuk menyiapkan masa depan anak-anak, bangsa, dan negara.
Romo Syafi’i berharap langkah Pemerintah Kota Depok dalam memperkuat pendidikan Islam dapat dijaga kesinambungannya. Ia menilai kebijakan tersebut menjadi fondasi penting untuk membangun Indonesia yang lebih sejahtera dan bermartabat.
“Ini bukan hanya kerja hari ini, tetapi kerja untuk mempersiapkan masa depan bangsa,” kata dia.

Tinggalkan Balasan