DEPOK, INDORAYA TODAY – Kabar baik datang dari sektor pendidikan Kota Depok. Pemerintah Kota (Pemkot) Depok resmi menyerahkan lahan fasilitas sosial dan fasilitas umum (fasos-fasum) seluas 5.000 meter persegi kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pembangunan SMK Negeri 5 Depok.
Lahan tersebut berada di RW 5 dan RW 12, Kelurahan Meruyung, Kecamatan Limo, dan dipastikan mulai dibangun pada tahun 2026.
Wali Kota Depok Supian Suri mengatakan, pembangunan SMKN 5 merupakan hasil kolaborasi konkret antara Pemkot Depok dan Pemprov Jawa Barat untuk menjawab kebutuhan sekolah negeri di wilayah barat Depok.
“Alhamdulillah, aset milik Pemkot Depok seluas 5.000 meter persegi sudah kami serahkan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk digunakan sebagai sarana pendidikan, khususnya pembangunan SMK Negeri 5,” kata Supian saat meninjau lokasi lahan, Rabu (28/1/2026).
Supian menegaskan, pembangunan SMKN 5 akan dimulai tahun ini dan ditargetkan dapat dimanfaatkan secara penuh pada tahun depan.
Untuk tahun ajaran berjalan, SMKN 5 Depok sudah mulai membuka penerimaan peserta didik baru dengan tiga hingga empat rombongan belajar (rombel).
Sementara waktu, proses belajar-mengajar akan dititipkan di SMA Negeri 6 Depok yang berlokasi di wilayah Limo.
“Pak kepala sekolah SMA Negeri 6 sudah bersedia memfasilitasi. Tahun ini dibangun, dan Insya Allah tahun depan SMKN 5 sudah bisa digunakan sepenuhnya,” ujarnya.
Supian menambahkan, kehadiran SMKN 5 di Meruyung diharapkan dapat memperluas akses pendidikan vokasi bagi warga Depok, khususnya di Kecamatan Limo dan sekitarnya.
Ia juga meminta dukungan dan doa masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar sesuai target.
“Pemkot Depok sudah menyerahkan lahannya, dan Pemprov Jawa Barat Insya Allah segera membangun. Mudah-mudahan tahun ini bisa terbangun,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah II Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Ervin Aulia Rachman, menyambut positif kolaborasi tersebut.
Menurut Ervin, pembangunan SMKN 5 Depok sejalan dengan visi Gubernur Jawa Barat dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembangunan unit sekolah baru di setiap kabupaten dan kota.
“Ini hal yang sangat baik. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kota untuk meningkatkan kualitas pendidikan,” kata Ervin.
Ia memastikan proses hibah lahan telah rampung dan ditandatangani oleh Gubernur Jawa Barat serta Wali Kota Depok.
Saat ini, Pemprov Jawa Barat tengah menyelesaikan sejumlah tahapan administratif sebelum pembangunan fisik dimulai.
“Mulai dari penetapan lokasi, perencanaan, PBG, rekomendasi BPBD, hingga penyusunan DED. Setelah itu baru masuk tahap pembangunan,” jelasnya.
Ervin berharap seluruh proses perizinan berjalan lancar sehingga pembangunan SMKN 5 Depok dapat segera direalisasikan pada tahun ini.

Tinggalkan Balasan