INDORAYATODAY.COM — Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, menegaskan bahwa penghormatan terhadap sejarah dan budaya merupakan bagian integral dalam memperkuat ideologi Pancasila. Hal tersebut ia sampaikan di tengah tantangan dinamika geopolitik global saat melakukan kunjungan kerja ke Istana Maimun, Kota Medan, Sumatera Utara, pekan lalu.
Dalam kunjungannya ke ikon sejarah Kesultanan Deli tersebut, Ahmad Muzani menekankan bahwa situs bersejarah seperti Istana Maimun bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol identitas bangsa yang harus dijaga keberlangsungannya.
“Istana Maimun adalah simbol kekayaan sejarah dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas bangsa. Pelestariannya menjadi fondasi bagi penguatan nilai-nilai Pancasila di tengah masyarakat,” ujar Muzani.
Kedatangan Ketua MPR RI disambut langsung oleh Sultan Deli, Sultan Mahmud Aria Lamanjiji Perkasa Alamsyah. Kunjungan ini juga didampingi oleh sejumlah tokoh legislatif dan eksekutif, di antaranya Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo dan Sugiat Santoso, Wakil Ketua DPRD Sumut Ihwan Ritonga, serta Wakil Wali Kota Medan Zakyuddin Harahap.
Selain meninjau pelestarian budaya, Muzani dijadwalkan mengisi forum ilmiah bertajuk “Penguatan Ideologi Pancasila di Tengah Geopolitik Global, Mewujudkan Indonesia Emas 2045” di Universitas HKBP Nommensen Medan.
Agenda ini diharapkan mampu memberikan perspektif bagi generasi muda mengenai pentingnya Pancasila sebagai jangkar stabilitas bangsa di era globalisasi.
Bagi Muzani, kesadaran akan sejarah lokal seperti Kesultanan Deli merupakan modal sosial yang besar untuk merajut persatuan nasional.
Dia berharap pemerintah daerah dan pusat terus bersinergi dalam merawat warisan sejarah agar nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya tetap relevan bagi pencapaian visi Indonesia Emas 2045.

Tinggalkan Balasan