INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Proses syuting film internasional berjudul Extraction: Tygo dipastikan berlangsung di delapan lokasi yang tersebar di wilayah Jabodetabek. Produksi film yang melibatkan artis Korea Selatan Lisa Manoban ini telah mengantongi izin resmi dari kepolisian.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menjelaskan bahwa perizinan kegiatan syuting dikeluarkan langsung oleh Markas Besar Polri. Hal ini karena produksi film tersebut melibatkan warga negara asing serta mencakup lintas wilayah kepolisian.

“Perizinan dari Mabes Polri karena melibatkan WNA dan dua provinsi di wilayah hukum Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat,” ujar Budi saat dikonfirmasi, belum lama ini.

Berdasarkan data kepolisian, izin syuting film Extraction: Tygo berlaku sejak 8 Desember 2025 hingga 30 Maret 2026. Adapun produksi film ini diselenggarakan oleh PT Asia Media Aliansi Group.

Budi menyebutkan, proses pengambilan gambar akan dilakukan di sejumlah titik di wilayah Bekasi dan Kota Depok. Selain itu, sejumlah lokasi di Jakarta juga masuk dalam daftar area syuting.

Beberapa lokasi yang tercantum dalam dokumen perizinan antara lain kawasan Kota Tua dan Jembatan Baru di Jakarta Barat, Muara Baru di Jakarta Utara, Gedung CTC dan Cikini Hospital di Jakarta Pusat, serta Kastil Batavia di Jakarta Utara. Lokasi-lokasi tersebut didominasi bangunan bersejarah dan kawasan ikonik ibu kota.

Selain Jakarta, Depok, dan Bekasi, pengambilan gambar juga direncanakan berlangsung di sejumlah ruas jalan di Kota Tangerang. Kepolisian memastikan seluruh proses syuting akan dilakukan sesuai ketentuan dan pengamanan yang berlaku.

Film Extraction: Tygo menarik perhatian publik tidak hanya karena kehadiran Lisa, yang juga dikenal sebagai personel grup BLACKPINK, tetapi juga karena keterlibatan aktor Korea Selatan lainnya, seperti Ma Dong-seok dan Lee Jin-uk.

BACA JUGA:  Dituduh Selingkuh, Paula Verhoeven Minta Bantuan Hotman Paris: “Saya Dipermalukan Satu Indonesia!”

Dengan melibatkan sejumlah lokasi ikonik di Jabodetabek, produksi film ini diharapkan turut memperkenalkan kawasan perkotaan Indonesia ke panggung perfilman internasional. ***