DEPOK, INDORAYA TODAY – Aktivitas galian di RW 03, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Depok, memicu keresahan warga. Proyek yang diduga untuk rencana pembangunan kompleks perumahan itu disebut-sebut membuat jalan lingkungan (jaling) rusak parah dan mengganggu aktivitas permukiman sekitar.
Kabar ini pun langsung viral di media sosial setelah sejumlah warga meluapkan keluhan mereka. Sorotan publik semakin tajam karena kondisi jalan yang dilaporkan kian memburuk akibat aktivitas alat berat di lokasi.
Informasi tersebut diunggah akun Instagram @liputandepok_ pada Minggu (15/2/2026). Dalam unggahan itu, terlihat video aktivitas proyek cut and fill yang sedang berlangsung di kawasan Bedahan.
Warga dalam unggahan tersebut menilai aktivitas galian berlangsung masif dan berdampak langsung pada kenyamanan lingkungan. Mereka mendesak pihak terkait segera turun tangan sebelum kerusakan semakin meluas.
“Jalan lingkungan rusak parah, aktivitas warga jadi terganggu,” tulis keterangan dalam unggahan @liputandepok_.
Situasi di lapangan bahkan dilaporkan sempat memanas. Sejumlah warga disebut melakukan protes karena merasa aktivitas proyek belum memberikan solusi atas dampak yang muncul.
Warga setempat, Hatin, membenarkan adanya kegiatan cut and fill di wilayah tersebut. Ia menyebut aktivitas proyek memang sedang berlangsung dalam beberapa waktu terakhir.
“Betul ada aktivitas cut and fill. Kemarin itu sempat terjadi bersitegang antara warga dengan petugas proyek,” ujar Hatin.
Menurutnya, ketegangan terjadi ketika warga mendatangi lokasi proyek. Adu argumen tak terhindarkan karena warga menuntut kejelasan dampak pekerjaan terhadap lingkungan mereka.
Meski begitu, situasi disebut sudah kembali kondusif setelah dilakukan komunikasi di lapangan. Namun, keresahan warga disebut masih belum sepenuhnya mereda.
Warga berharap pihak terkait maupun pihak pengembang segera memberikan penjelasan terbuka. Mereka juga meminta ada perbaikan jalan lingkungan yang rusak akibat aktivitas proyek.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengembang terkait proyek galian di Bedahan yang viral tersebut.

Tinggalkan Balasan