INDORAYATODAY.COM  – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menekankan pentingnya rasa syukur dalam setiap fase kehidupan kepada para kader mahasiswa. Pesan tersebut ia sampaikan saat menghadiri Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Bogor di Wisma Atlet Dispora GOR Pajajaran, Sabtu (14/2/2026).

Di hadapan 21 kader pilihan, Jenal berbagi refleksi perjalanan hidupnya sebelum mengemban amanah sebagai orang nomor dua di Kota Hujan tersebut. Ia menyebut, pencapaiannya saat ini bukanlah hasil instan, melainkan buah dari proses panjang yang penuh dinamika.

“Dari proses itu kita belajar untuk selalu bersyukur. Menjadi seperti saat ini tidak pernah saya bayangkan, namun takdir berkata lain. Untuk itu, penting bagi kita untuk selalu menjaga rasa syukur,” ujar Jenal dalam orasi motivasinya.

Jenal meyakini bahwa pengalaman dan tempaan yang didapat selama berproses akan menjadi bekal berharga di masa depan. Menurutnya, kematangan seseorang dalam berorganisasi sangat ditentukan oleh sejauh mana ia mampu mengambil pelajaran dari tantangan yang dihadapi.

Ia pun menitipkan harapan agar para kader PMII tidak hanya berhenti pada tataran diskusi, tetapi juga mampu memberikan sumbangsih nyata bagi pembangunan daerah.

“Apapun organisasinya, saya berharap kalian bisa berkontribusi untuk sama-sama membangun, tentu dengan pemikiran dan gagasan yang konstruktif,” tuturnya menekankan.

Sementara itu, Ketua PC PMII Kota Bogor, Abdullah Nuruz Zaini, menjelaskan bahwa agenda PKL kali ini diikuti oleh peserta dari berbagai daerah. Keberagaman asal peserta ini memperkaya khazanah diskusi dan dialog yang berkembang selama pelatihan.

Menurut Abdullah, para peserta membawa perspektif dan isu dari daerah masing-masing untuk dibedah secara kritis guna melahirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat luas.

BACA JUGA:  Jenal Mutaqin Belanja Masalah di Kantor Dishub, Soroti Tantangan Kemacetan Kota Bogor