INDORAYATODAY.COM – Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, mengunjungi Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor untuk menyerap berbagai permasalahan yang dihadapi instansi tersebut.
Kunjungan ini sebagai “belanja masalah” untuk mendukung misi ‘Bogor Lancar’. Jenal Mutaqin menegaskan bahwa mewujudkan misi tersebut memerlukan kolaborasi dan sinergi antar-Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
“Memang ini tantangan, bagaimana Dishub membuat sebuah terobosan,” kata Jenal.
Ia menyoroti tantangan utama, terutama saat hari libur panjang, di mana titik-titik kemacetan dipadati kendaraan dari luar Kota Bogor. Selain itu, ia juga menekankan perlunya peningkatan kesadaran sumber daya manusia (SDM) dalam berlalu lintas. “Sehingga perlu semangat yang sama,” jelasnya.
Dalam pertemuan itu, beberapa isu penting turut dibahas, seperti keterbatasan personel Dishub, khususnya untuk penanganan di lokasi perbaikan Jembatan Cibalok. Selain itu, agenda utama lainnya adalah percepatan reduksi dan konversi angkutan kota (angkot), optimalisasi retribusi lalu lintas, serta perbaikan fasilitas pendukung seperti Penerangan Jalan Umum (PJU) dan marka jalan.
“Saya ke sini belanja aspirasi. Tidak hanya di masyarakat saja, tapi juga di tubuh lembaga di bawah kepemimpinan kami, itu penting,” ujarnya.
Kepala Dishub Kota Bogor, Sujatmiko Baliarto, menyambut baik kunjungan tersebut. Ia menjelaskan bahwa dalam mewujudkan misi ‘Bogor Lancar’, pihaknya berfokus pada tiga aspek pembenahan, yaitu kelancaran lalu lintas, angkutan massal, dan integrasi moda transportasi.
“Kita melakukan upaya-upaya sebisa mungkin saat terjadi kemacetan, apalagi saat libur panjang. Melakukan manajemen dan rekayasa lalu lintas untuk meningkatkan kapasitas, mengendalikan delay factor, serta menertibkan traffic behaviour,” tutup Sujatmiko.

Tinggalkan Balasan