DEPOK, INDORAYA TODAY – Turnamen sepak bola Piala Paguyuban Perigi Bedahan Cup dipastikan bergulir dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebanyak 16 RW di Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, dipastikan ambil bagian dalam kompetisi yang mengusung semangat persatuan dan kebersamaan antarwarga.

Lurah Bedahan, Sukron Mamun, mengatakan turnamen tersebut bukan sekadar ajang mencari juara.

Menurutnya, kompetisi ini menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus membangun kekompakan seluruh warga Kelurahan Bedahan.

“Momentum HUT RI ini kami ingin membangun silaturahmi, persatuan, dan keguyuban warga Bedahan melalui kompetisi sepak bola antar-RW,” ujar Sukron, Rabu (8/7/2026).

Ia menjelaskan, seluruh RW di Bedahan dilibatkan dalam turnamen tersebut.

Piala yang diperebutkan adalah Piala Paguyuban Perigi Bedahan Cup.

Pertandingan akan digelar di dua lokasi, yakni Lapangan Bedahan dan Lapangan Perigi.

Sukron menyebut antusiasme masyarakat sangat tinggi sejak rencana kompetisi diumumkan.

“Respons warga luar biasa. Melalui para ketua RW, permintaan agar turnamen ini segera digelar sangat besar,” katanya.

Persiapan pun terus dimatangkan. Mulai dari perbaikan lapangan, rapat koordinasi hingga technical meeting yang dijadwalkan berlangsung sebelum pertandingan dimulai.

Kick-off turnamen direncanakan berlangsung pada 18 Juli 2026.

Pemerintah Kelurahan Bedahan juga berharap Wali Kota Depok dapat hadir membuka turnamen tersebut.

Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Bedahan, Rizal Antoni, mengapresiasi Paguyuban Perigi Bedahan yang mengambil inisiatif menyelenggarakan kompetisi setelah sebelumnya sempat tertunda.

Menurut Rizal, tingginya antusiasme masyarakat membuat turnamen akhirnya dapat direalisasikan.

“Keinginan masyarakat sangat besar agar sepak bola di Bedahan kembali hidup. Alhamdulillah berkat kekompakan semua pihak, turnamen ini akhirnya bisa terlaksana,” ucap Rizal.

Ia mengatakan, gotong royong panitia dan warga terus dilakukan untuk mempersiapkan seluruh kebutuhan pertandingan.

BACA JUGA:  Cetak Sejarah, Klub Milik Pengusaha Indonesia Como 1907 Lolos ke Liga Champions

Setiap RW juga mulai menyeleksi pemain terbaiknya. Masing-masing tim hanya diperbolehkan mendaftarkan 15 pemain.

“Semua RW serius mempersiapkan timnya karena mereka membawa nama baik lingkungan masing-masing,” jelasnya.

Rizal berharap kompetisi tersebut mampu menghidupkan kembali budaya olahraga sekaligus mempererat hubungan antarwarga di Kelurahan Bedahan.

Senada, Ketua RW 08 Kelurahan Bedahan, Mahyudi, menilai Liga RW menjadi momentum kebangkitan sepak bola di wilayahnya.

Menurut dia, kegiatan sepak bola di Bedahan sempat lama vakum.

Karena itu, kehadiran Piala Paguyuban Perigi Bedahan menjadi angin segar bagi masyarakat.

“Kami mengapresiasi Paguyuban Perigi Bedahan yang menjadi pelopor Liga RW. Semoga kegiatan ini berjalan sukses dan sepak bola di Kelurahan Bedahan semakin maju,” kata Mahyudi. (Ihsan Ramdhani)