INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Pendiri HIPMI Kota Depok sekaligus anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi Demokrat, Edi Sitorus, mendorong HIPMI memperkuat peran sebagai wadah pengusaha muda dan mitra strategis pemerintah daerah. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Muscab HIPMI Depok ke-VII, Selasa (17/2/2026).

Edi menilai keberadaan HIPMI penting dalam mendukung pembangunan ekonomi Kota Depok, terutama melalui kontribusi pelaku usaha muda. Ia menyebut jaringan HIPMI yang terhubung hingga tingkat provinsi dan pusat dapat dimanfaatkan untuk menarik peluang investasi ke daerah.

“HIPMI punya networking sampai Jawa Barat dan pusat. Ini bisa dimanfaatkan untuk menghadirkan pengusaha berinvestasi di Depok,” ujar Edi.

Menurut dia, keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan pembangunan yang perlu diatasi melalui kolaborasi dengan dunia usaha. Karena itu, ia mendorong pemerintah daerah membuka ruang komunikasi dengan HIPMI untuk memetakan sektor investasi yang potensial.

Edi juga berharap HIPMI dapat berperan aktif memberikan data dan rekomendasi terkait peluang usaha yang dapat dikembangkan di Depok. Langkah tersebut dinilai dapat membantu pemerintah dalam merumuskan strategi peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

Selain investasi, Edi menyoroti rencana pembentukan dua badan usaha milik daerah (BUMD) yang tengah dibahas melalui rancangan peraturan daerah. Ia berharap generasi muda, khususnya kader HIPMI, dapat mengambil peran dalam pengelolaan BUMD tersebut.

“Mudah-mudahan BUMD ini diisi oleh anak-anak muda yang profesional dan proporsional,” katanya.

Ia menekankan keterlibatan pengusaha muda harus tetap mengedepankan kompetensi dan tata kelola yang baik agar BUMD mampu menjadi penggerak ekonomi daerah.

“Saya mengapresiasi dukungan pemerintah kota terhadap HIPMI sebagai organisasi pengusaha muda. Sinergi antara HIPMI, pemerintah daerah, dan DPRD perlu terus diperkuat agar program pembangunan ekonomi berjalan efektif,” tegasnya.

BACA JUGA:  DPRD Depok Pastikan Pengawalan Pembangunan Flyover Margonda

HIPMI Depok didorong memanfaatkan jaringan organisasi untuk menarik investasi dan meningkatkan PAD melalui kolaborasi dengan Pemkot dan DPRD. Keterlibatan pengusaha muda dalam rencana pembentukan BUMD diharapkan mampu memperkuat peran generasi muda dalam pembangunan ekonomi daerah. ***