INDORAYATODAY.COM  – Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, melakukan kunjungan kerja ke Markas Besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, mulai Senin (16/2). Kehadiran Menlu dalam sidang Dewan Keamanan (DK) PBB tersebut bertujuan untuk membahas krisis yang terus berlanjut di Timur Tengah, khususnya isu Palestina.

Dalam sidang bertajuk “The situation in the Middle East, including the Palestinian question,” Indonesia kembali menegaskan posisi teguhnya dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Sugiono membawa misi besar untuk mendorong langkah nyata komunitas internasional dalam proses rekonstruksi dan pemulihan di Jalur Gaza.

“Kehadiran ini adalah penegasan konsistensi politik luar negeri bebas aktif Indonesia dalam mendukung perdamaian yang adil berdasarkan solusi dua negara (two-state solution),” tulis keterangan resmi Kementerian Luar Negeri RI, Selasa (17/2).

Selain berbicara di podium DK PBB, Menlu Sugiono dijadwalkan mengadakan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. Pertemuan tersebut akan memfokuskan pada langkah-langkah strategis untuk mengakhiri kekerasan dan memastikan bantuan kemanusiaan sampai kepada rakyat Palestina tanpa hambatan.

Indonesia juga akan mengangkat partisipasinya dalam Board of Peace sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga stabilitas global. Diplomasi ini merupakan perpanjangan tangan dari amanat konstitusi Indonesia untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia.

BACA JUGA:  Menlu Sugiono Bertemu Dubes Tiongkok, Perkuat Kemitraan di ASEAN