DEPOK, INDORAYA TODAY – Pemerintah Kota (Pemkot) Depok memastikan kegiatan Car Free Day (CFD) di Jalan Margonda Raya-Arief Rahman Hakim tetap berlangsung selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Kebijakan ini diambil untuk menjaga keseimbangan antara kekhusyukan ibadah dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, mengatakan CFD tetap digelar sebagai ruang publik yang bermanfaat bagi warga sekaligus menggerakkan pelaku usaha kecil. Menurut dia, pemerintah tidak memiliki kewenangan untuk membatasi masyarakat yang mencari nafkah.
“CFD tetap berjalan selama Ramadan. Pemerintah tidak boleh membatasi orang yang berjualan. Justru kita ingin ekonomi masyarakat tetap bergerak,” ujar Chandra di Balai Kota, Rabu (18/2/2026).
Meski kegiatan tetap berlangsung, Pemkot Depok memberikan imbauan kepada para pedagang agar menyesuaikan jenis dagangan dengan nuansa Ramadan. Penyesuaian ini diharapkan menjaga kenyamanan masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Chandra menjelaskan, para pelaku UMKM dianjurkan menjual makanan atau minuman dalam kemasan siap bawa untuk kebutuhan berbuka puasa. Langkah ini dinilai lebih selaras dengan suasana Ramadan tanpa mengurangi peluang usaha.
Ia menegaskan, imbauan tersebut masih bersifat persuasif dan belum dituangkan dalam aturan tertulis. Pemerintah, kata dia, mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog dengan para pedagang.
“Kami hanya menghimbau secara lisan agar yang berjualan menyesuaikan produknya, misalnya menjual makanan siap bungkus untuk persiapan buka puasa. Jadi sifatnya masih imbauan,” jelasnya.
Menurut Chandra, keberadaan CFD selama Ramadan tetap penting sebagai ruang interaksi sosial yang sehat bagi masyarakat. Namun, ia mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga ketertiban, kebersihan, dan norma yang berlaku.
Dengan tetap berjalannya CFD, Pemkot Depok berharap masyarakat bisa tetap produktif tanpa mengurangi kekhusyukan ibadah di bulan suci. Pemerintah ingin aktivitas sosial dan ekonomi berjalan selaras.
“Kita ingin Ramadan tetap khusyuk, tapi roda ekonomi juga tetap berjalan. Keduanya bisa berjalan berdampingan dengan saling menghormati,” tuntas Chandra.

Tinggalkan Balasan