INDORAYATODAY.COM, DEPOK – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Kota Depok, Turiman, menyampaikan apresiasi atas peluncuran program Maung ASRI Depok yang digagas Pemerintah Kota Depok. Program tersebut dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun kota yang lebih tertata, sehat, dan berkelanjutan.

Turiman menilai program Maung ASRI Depok yang merupakan akronim dari Manusia Unggul, Aman, Sehat, Resik, dan Indah—mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat karakter masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya berfokus pada penataan fisik lingkungan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan dan ketertiban kota.

“Fraksi Gerindra menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Depok atas terbentuknya program Maung ASRI Depok sebagai langkah konkret dalam mewujudkan kota yang lebih tertata, sehat, dan berkelanjutan,” ujar Turiman saat dikonfirmasi, Minggu (1/3/2026).

Ia menambahkan bahwa program tersebut sejalan dengan upaya pembangunan kota yang lebih ramah lingkungan serta mendukung visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Namun demikian, Turiman mengingatkan bahwa persoalan sampah masih menjadi tantangan utama bagi kota-kota besar, termasuk Kota Depok.

Turiman menilai sejumlah persoalan terkait pengelolaan sampah masih perlu mendapat perhatian serius. Beberapa di antaranya adalah ketimpangan layanan kebersihan, keterbatasan armada pengangkut sampah, serta masih ditemukannya tempat pembuangan sampah (TPS) liar di sejumlah wilayah.

Menurutnya, keberhasilan program Maung ASRI sangat bergantung pada penguatan kebijakan dan dukungan fasilitas yang memadai.

“Kehadiran Maung ASRI Depok menjadi energi baru dalam membangun budaya bersih dan tertib lingkungan. Program ini tidak hanya menyentuh aspek fisik kebersihan, tetapi juga membentuk karakter masyarakat yang peduli lingkungan,” kata Turiman.

Ia menambahkan, Fraksi Gerindra DPRD Depok mendorong sejumlah langkah strategis untuk memperkuat pengelolaan sampah di kota tersebut.

BACA JUGA:  Serahkan Hibah Ambulans ke LDII Beji, Imam Turidi: Jawab Kebutuhan Layanan Darurat

Langkah tersebut antara lain penambahan armada dan fasilitas kebersihan agar layanan dapat menjangkau seluruh wilayah secara merata.

Selain itu, Turiman juga mendorong gerakan kota tanpa TPS liar yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan lingkungan.

Turiman juga menekankan pentingnya penguatan bank sampah serta edukasi mengenai pemilahan sampah sejak dini, baik di sekolah maupun di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, penetapan indikator kinerja kebersihan yang terukur dan transparan juga perlu dilakukan agar pengelolaan lingkungan dapat dipantau secara akuntabel.

Ia berharap program Maung ASRI Depok dapat menjadi payung besar dalam membangun budaya kota yang bersih, sehat, dan tertata.

“Dengan kolaborasi antara pemerintah kota, DPRD, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat, visi Depok yang maju, sehat, dan ramah lingkungan dapat terwujud secara nyata,” ujarnya. ***